Senja Ini Kau Telah Pergi : Kharir Hatta teruntuk Cathy Bersamamu lalui hari merangkai cerita Telah kutuliskan untukmu satu puisi pelipur duka Untaian pilu kisahmu Menunggumu Selengkapnya
KMAA (2)
KMAA # 2: Tibo Monabesa Satu-Satunya Petinju Indonesia yang Berpotensi Menjadi Juara Dunia
Menjadi juara dunia tinju bukanlah perkara mudah. Tidak cukup dengan modal bakat saja. Dibutuhkan kondisi fisik yang prima, kerja keras, ketekunan, keberanian, mental baja dan pantang menyerah. Disamping itu masih Selengkapnya
Danau Biru
Danau Biru : Kharir Hatta Air danau ini tak sebening dulu Ia ‘tlah bercampur aneka rupa noda Dahulu, ia menjadi sumber cerita Putri Mayang Putri Danau Biru Selengkapnya
Untukmu
Untukmu : Kharir Hatta Sore ini kubawakan untukmu setangkai mawar Kusinggahi taman, ladang, dan hutan Demi bunga impianmu Kini, lambang ketulusan dan kemurnian itu ‘tlah layu Selengkapnya
KMAA#2 : Berbanding Terbalik (Pendekatan Dua Insan) Part 2
Kepahitan hidup yang dijalani keluarganya membuat ia tumbuh menjadi gadis mandiri, tangguh, rendah hati dan suka menolong siapa saja. “Ais, ada pesan dari ibuku. Kamu disuruh ke alamat ini,” kata Selengkapnya
Separuh Jiwaku Pergi
Separuh Jiwaku Pergi Oleh: Wiwi Widiastuti Sujudmu dalam tahajud menjadi saksi Langkahmu menyusuri jalanan sepi menjadi saksi Masjid yang kau singgahi dan jamaah subuh menjadi saksi dimulainya aktivitasmu sehari-hari Selengkapnya
Jagoan Bodong
Jagoan Bodong : Kharir Hatta Selalu saja ceritamu berapi-api Membuat orang-orang terkesima dan percaya Tahukan kau, aku mengamati Nyanyian yang kau dendangkan, Puisi yang kau bacakan Selengkapnya
Pintu ini, Biar Aku yang Mengunci
Pintu ini, Biar Aku yang Mengunci : Kharir Hatta Janganlah dirusak atau kau ganti Pintu kayu jati ini kuat Peninggalan nenek sejak dulu kala Semua pintu sudah Selengkapnya
Arjuna
Arjuna : Kharir Hatta Entah sampai di mana akan kau sudahi Selalu saja ceritamu mengalir Di parasmu lelah dan penat tak terlihat Gembira dan ikhlas terpancar selalu Selengkapnya
Lelaki Berkaos Legam
Lelaki Berkaos Legam : Kharir Hatta Pagi sekali engkau datang Mendekat pelan, sambil permisi Meminta dituangkan sebotol air Pelepas haus semalaman ditahankan Malu-malu engkau menyorongkan botol kosongmu Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.



