Kita, Aksara, dan Puisi Abadiah

Suara parau merobek malam Teriak tak didengar langit kelam Raga lunglai dalam kepayahan Hilang, aku kehilangan Kehilangan kawan seperjalanan Tempat tawa pun cerita digelar dalam puisi-puisi berserakan Kita, terombang ambing

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.