Monolog Hujan

Senja ini, aku bersandar pada dinding lapuk rumah tak bertuan. Menunggu hujan reda walau malam mulai berkelindan. Aku mulai berbincang dengan hujan. Sambil memandang ke langit kelam tanpa gumpalan awan.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.