Wanita, Kopi dan Senja

Setiap senja seorang wanita berbalut kain merah jingga melintas di garis cakrawala dengan senyuman mesra   Seperti biasa kami berbincang berdua menikmati kopi mata beningnya lekat menatapku membawa khayal asmaraku menyatu

Senja Tunggu Dulu

Jangan pergi dulu hari masih terang burung-burung belum kembali kelelawar masih nyaman di sarang   Senja, tunggu dulu kita nikmati secangkir kopi berbincang-bincang santai mengenang masa lalu   Kita selalu

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.