Kita adalah kuncup yang menunggu indah bermekaran menjadi bertangkai-tangkai bunga Kita adalah ibarat jantung yang tak berhenti berdetak seirama Menopang untuk raga tetap bernyawa Seperti semesta memberi berkah kehidupan Begitulah Selengkapnya
puisi
Menepis Ragu
Menepis Ragu Tatkala hati diselimuti kepingan ragu Sepatah kata bisa padamkan semangat Menghempas tunas harapan yang sedang kuncup Jadikan suasana kian redup Kebimbangan menjalar hentak nalar Buahkan kegalauan yang dalam Selengkapnya
Only Him
Only Him By: Astuty Love Leaf Leave Alone Go along Deaf Blind Nothing Except Him Expect Him Heart Hurt Never Ever Cause Nothing Except Him @ My place_my palace Selengkapnya
Bumi dan Langit Dalam Satu Cinta
Akhir September, hujan masih setia menumpahkan rindu pada bumi Bumi dalam suka cita, raga basah jiwa berseri Kemarau akan memisahkan Bumi gersang dalam penantian Seperti pagi ini, aku turut merasakan Selengkapnya
Monolog Kasih Tak Sampai
Aku telah berkelana mengitari penjuru dunia mencari penawar Penawar rasa yang tiba-tiba terkecap hambar Hambar, rasa-rasa telah mati tanpa daya terkapar Terkapar akan cinta yang pergi tak berkabar Kasih membelenggu Selengkapnya
Sajak Luka
Sajak Luka Aksara melenggang pada buaian kata Terkadang sederhana, tetapi mengandung makna Ketika kehidupan berlangsung dan hadirkan luka Tawa terusir dari singgasana hati yang bahagia Pena menari di selembar kertas Selengkapnya
Maharani Senja
Maharani, duduk anggun di jendela Mengingat, menggumam sebuah nama Bersenandung, melafal sebuah gita Gaungnya tersimpan dalam memori suatu ketika Sang mentari pagi kadang menggoda Paras bersemu, ingin rasanya berlari disebuah Selengkapnya
Pandangan Amarah
Pandangan Amarah Tung Widut Sudut mata berkata Ada kebencian karena luka Aku pun sama Iba ku salah menempatkan Kau rejam kepercayaan ku dengan kata semanis madu Kau balik dunia dengan Selengkapnya
Suara Hati
Suara Hati Dalam gelap aku berdiam dalam sunyi Kucicipi kebisuan yang tak pasti Mencari makna diri dalam ilusi Hadirkan kisah dalam mimpi Ada siksa mendera saat mata terbuka Apa yang Selengkapnya
Izinkan Aku Berucap Syukur
Kala malam memejam, aku selalu memohon pagi membuka Memandang setumpuk harapan pada dunia yang menua Akan kematian, adakah terbersit rasa takut? Jika saatnya tiba, siapa mampu menolak ajal menjemput Setiap Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- …
- 27
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.














