Yang Terlewat Tung Widut Bukan ku sengaja Semua terjadi begitu saja entah mengapa Tuhan tak mengijinkan lagi aku datang Hanya sesekali saja Bukan melupakan Ku inginkan seperti dulu Menyapamu Selengkapnya
yptd
Terimakasih Tuhan
Terimakasih Tuhan Tung Widut Hari tanpa lelah Jemari mengukir nama Setiap pengumuman yang terbaca Malam mulai menyerang Dengan pasti jemari meraba lembut Tulbar mulai bercerita Dari membaca pikiran Menguak Selengkapnya
PENGALAMAN PEMBELAJARAN SECARA ONLINE
Nama : Resti Putri Pratiwi Nim : 21044 Tingkat : 1- A PENGALAMAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH Assalamualaikum Wr.Wb Semua dimulai pada awal tahun 2020 dimana terjadinya masa Pandemi Selengkapnya
Mentari Bersinar
Mentari Bersinar Tung Widut Hari telah terang Malam hilang perlahan Menampakan diri dengan sendu Mendung menghalagi tanpa tahu Dunia menunggunya setiap waktu Siang terang tiada penghalang Sinar garang menyerang Hawa Selengkapnya
KABARKU HARI INI
KABARKU HARI INI Tung Widut Saat mata terbuka Matahari menyapa dengan redup Sisa hujan semalaman membuat mata enggan terbuka Kesibukan Minggu tak terelakkan Segudang kegiatan yang dianggap Selengkapnya
Selembar Daun Peneduh
Selembar Daun Peneduh Tung Widut Terik mulai menyengat Barisan berhadapan dengan para siswa Menghadap ke timur Seakan matahari berada di pelupuk Terasa hangat walau sebentar Gelisah mulai meradang Diam bukan Selengkapnya
HGN Ku
HGN Ku Tung Widut Hari ini 25 November 2021. Hari Guru Nasional. Ku ukir sebuah karya. Wayang Modern untuk Meningkatkan Pemahaman Teks Negosiasi. Karya dari sekian karya yang Selengkapnya
Senja yang Tercipta
Senja yang Tercipta Tung Widut Langit jingga memandang pada alam Semburat sinar yang menerobos diantara awan sore Sungguh indah Allah memberi lukisan Membuat mata memandang tak berkedip Memuja sang pencipta Selengkapnya
Senja Itu Bersamaku
Senja Itu Bersamaku Tung Widut Langit jingga temaram Tanah basah bekas tesiram ait hujan menyapa Mengagumi dari lubuk hati Merayu agar tka ditunggalkan Rindu mendalam terhadap warna semburat Terlalu sulit Selengkapnya
Jejak Hujan
Jejak Hujan Tung Widut Mata mulai menggeliat Perlahan lerlihat tersenyum Alam menyapa Selamat pagi katanya Hawa sejuk terasa bersama terbukanya cendela kamar Terlihat tanah menghitam basah Rata alam bekas aliran Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 46
- 47
- 48
- 49
- 50
- …
- 77
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













