
Berita ini ditulis pada posisi baterai ponsel 31 %. Ini rasa syukur kesekian setelah melafazkan Alhamdulliahi Rabbal Alamin atas segala limpahan nikmat karunia ALLAH SWT Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Ahad 21 February 2021 menjelang shalat subuh awak terbangun dari tidur lelap bonus nyenyak. Bukankah ini salah satu nikmat Allah SWT setelah seharian kemarin badan litak melayani banjir. Pertama meng on kan ponsel, ternyata PLN belum juga menyalakan lampu setelah putus hubungan lebih 24 jam.
Melihat sejenak ke bagian bawah rumah, bersyukur pula tidak ada lagi genangan air yang setelapak kaki semalam.
” lampu masih mati jalanan kering”
Demikian posting Mas Ibnu Wibowo dan juga sapaan Haji Muhajir tetangga BHP yang istiqomah menyapa disetiap pagi buta pada WAG coffee morning
51 hari menjelang ramadhan 1442 Hijriah dari aplikasi Muslim Pro menyampaikan pesan bermakna untuk direnungkan dan diterapkan pada kehidupan sehari hari.
Pesan tersebut seperti tertera di posting ini kita tulis ulang ” Pengetahuan adalah kekuatan pikiran, Iman adalah kekuatan hati ”
Banjir selalu dikonotasikan dengan air. Awak berpendapat sebenarnya makna sejati banjir adalah keberlimpahan. Sesuatu nan menghampiri makhluk baik diharapkan maupun tidak dalam jumlah sangat banyak.
Banjir Syukur ? Ya ketika berpikir positif sebenarnya kehidupan ini penuh dengan kemelimpahan karunia rezeki. Hanya saja melihatnya dari sisi perbandingan perjalanan hidup diri sendiri. Ingat masa puluhan tahun lalu ketika berjuang setapak demi setapak penuh suka duka. Nah kini dalam kehidupan sejahtera apakah mau terjerumus kufur nikmat.
Alhamdulillah hikmah setiap musibah menyadarkan diri betapa besar kasih sayang Allah SWT memberi pengajaran hidup dan kehidupan. Musibah merupakan ujian keseharian sesuai dengan kemampuan untuk naik kelas ke derajat penghambaan seperti teladan kehidupan Rasulullah Nabi Muhammad SAW.
Ya begitu saja sobat. Inilah cara mengungkapkan rasa terima kasih nan tiada mungkin menyamai 31 kali amanah bersyukur seperti nan tercantum di Surah Ar Rahman.
” nikmat mana lagi nan kamu dustakan”
Salam Literasi
BHP 210221
YPTD







