Panggil Saya Dengan Sebutan Penggiat Literasi

Literasi, Media, YPTD459 Dilihat

Literasi dimaknai sebagai 2 kegiatan tak terpisahkan.  Membaca dan Menulis. Alhamdulillah awak merasakan upaya memperlambat tibanya kepikunan stadium 3 dengan menokohkan diri sebagai Penggiat Literasi.  Inilah panggilan atau sebutan baru Thamrin Dahlan.

Tentu ada sebab musabab mengapa awak memilih sebutan Penggiat Literasi. Kamis, 25 Maret 2021 Mbak Dewi Savitri mengundang untuk menjadi Nara Sumber pada webinar Ngaji Online Alumni Kajian Timur Tengah Psikologi Islam Universitas Indonesia.

Tentu saja erasa tersanjung,  siap laksanakan ibarat seorang prajurit mendapat perintah komandan.

“Pak Thamrin mau disebut sebagai apa?”

Waduh,  ini dia pertanyaan Mbak Dewi yang tidak bisa dijawab seketika. Awak memang penulis, dosen, kompasianer, blogger, penerbit buku, datuk (ketua kaum petokayo), mantan polisi dan lain lain sebutan lain termasuk panggilan Pak Haji di lingkungan masjid dan di WAG Terbitkan Buku Gratis. Adalagi panggilan spesial Haji Sidieq dan Sutan Sati dilingkungan keluarga dekat.

Inspirasi datang setika.  Alhamdulillah bersyukur karena judul paparan bertemakan Buku Muara Tulisan, seketika awak menjawab pertanyaan Mbak Dewi yang akan bertindak sebagai Moderator diacara meeting virtual itu. Tanpa keraguan via Hp awak sedikit teriak

” Penggiat Literasi”

Alhamdulillah, saking senangnya mendapat satu panggilam yang sangat pas dengan  pekerjaan sekarang yaitu menerbitkan buku ber ISBN tanpa biaya. Baik sodara sahabat dan teman teman seprofesi mari kita saling memanggil nama dan sebutan sebagai Penggiat Literasi. InshaAllah pada pada masanya sebutan itu menjadi Pejuang Literasi dan mungkin sampai ke sebutan terhormat Pahlawan Literasi.

Salam Literasi

BHP, 280321

YPTD

Tinggalkan Balasan

1 komentar