
Kisah Thamrin Dahlan yang ia bagikan di Kompasiana ini mungkin terdengat tidak semenguntungkan dua kisah sebelumnya, tapikisah Thamrin ini sangat menyentuh.
Thamrin dulunya adalah seorang perokok berat. Kantor dan rumahnya penuh asap rokok. Protes istrinya tidak pernah dia gubris. Kehadiran seorang anak di tengah keluarga Thamrin pun tidak membuat dia berhenti merokok.
Hingga suatu hari, Thamrin mengobrol sambil merokok dengan seorang sahabat yang berkunjung ke rumahnya. Ketika itu, anaknya yang baru berusia 18 bulan datang menghampiri.
Dia terus memerhatikan ayahnya yang asyik merokok. Rasa penasarannya yang tinggi membuat anak itu mengulurkan tangan dan mengambil puntung rokok di asbak dan kemudian mulai menghisapnya.
Thamrin yang kaget secara refleks menepis tangan anaknya hingga dia menangis histeris dan berlari ke ibunya. Tidak pernah sekalipun Thamrin memarahi apalagi memukul anaknya itu. Reaksi kagetnya itulah yang membuat Thamrin secara refleks memukul anaknya.
Karena kejadian itulah, Thamrin kemudian merenung dan harus membayar kesalahan tersebut. Ia berjanji tidak akan menyentuh lagi rokok meski sebatang. Dan hingga saat ini hampir 35 tahun Thamrin bisa menikmati tubuh sehat tanpa kontaminasi asap rokok di paru-parunya.
Nah, itulah tiga kisah inspiratif dari para perokok yang akhirnya memutuskan untuk berhenti. Kisah mana yang menurut Moms paling menginspirasi?









1 komentar