Selamat Hari Ayah Nasional 12 November
Riwayat tulisan ini ter posting ketika bada subuh awak memberi komentar di lapak disway.id. Bang Mirza komentator handal dan pintar menyampaikan berita bahwa 12 November adalah Hari Ayah Nasional.
Serta merta awak terhentak dan menyadari dalam posisi seorang Ayah pada generasi ke -3. Ada Datuk Affan, Ayahanda Haji Dahlan dan Thamrin Dahlan. Generasi ke – 4 Adithya Husada seorang ayah bagi Azka, Zafran dan Alzam.
Sebutan Ayah berpadanan dengan Ibu. Awak menyebut Bapak ke Haji Dahlan dan Mak ke Ibunda Hj Kamsiah binti Sutan Mahmud. Anak anak : Didit, Rendi, Fauzan dan Amalia memanggil Papa ke Thamrin Dahlan dan Mama ke Ibunda Enida Busri. Hebatnya Azka dan adik adik memanggil Ayah ke Didit dan Ibu kepada Astried Minang Nathalia.
Nah itulah sebutan atau panggilan sayang berupa penghormatan kami anak anak kepada orang tua kandung. Seyogyanya sebutan Ayah tampaknya lebih tepat ketimbang lainnya. Ada juga papi, babeh, abah dan panggilan lain sesuai dengan kesepakatan keluarga tersebut.
Tentu untuk memperingati Hari Ayah Nasional dalam kapasitas sebagi Pengarang awak menyampaikan ungkapan apresiasi itu dalam bentuk Twibbon. Anda suadah paham apa itu Twibbon diera kemajuan teknologi informasi. Seperti biasa melacak di internet fasilitas Twibbon yang disediakan sesuai dengan peringatan hari hari besar nasional dan dunia.
Mudah sekali menemukan twibbon. Maka bersegera pilih desain twibbon dan unduh foto keluarga sesuai dengan hari ayah. Jadilah Twibbon dan share ke media sosial. Tak lama awak sadar Twibbon itu ada logo salah satu partai. Waduh bisa dikira ber politik neh.
Teringat ke sobat pengarang YPTD Mas Dionosiun Agus Puguh. Pak Guru ini pernah memdesain Twibbon pada Ulang Tahun ke 1 YPTD. Awak mohon kesediaan Pak Guru yang tinggal di Sulawesi. Tak berselang lama kami terima link Twibbon Hari Ayah Nasional versi Penerbit YPTD. Terima kasih terima kasih

Bisa jadi inilah hadiah istimewa Hari Ayah bagi Thamrin Dahlan. Serta merta awak buat Twibbon untuk menggantikan yang lama sudah terlanjur terposing di Facebook dan WAG. Sebagai tanda terima kasih disampaikan langsung kepada Mas Dionnisius Agus Puguh ungkapan kalimat seperti ini :
Pertama saya mengucapkan Selamat hari Raya Nasional, semoga semua Ayah menjadi Ayah Pengasih dan Penyayang bagi Keluarga. Aamiin. Kedua Alhamdulillah. Terima Kasih Pak Dionisius Agus Puguh atas kreasi Twibbon YPTD yang bagus dan tercantum Promosi Literasi.
Saya akan ganti ucapan Hari Ayah Nasional sebelumnya yang ber logo PKS. Bersyukur di YPTD berhimpun sobat penulis yang memiliki talenta di bidang masing masing. Satu hal yang mengharukan dan paling penting teman teman mewakafkan keahlian itu sepenuhnya untuk Literasi Indonesia.
Nah sekarang untuk menambah pengetahuan dan wawasan ada baiknya di kutip dari https://tirto.id/elwt perihal asbabun nuzul Hari Ayah Nasional .
Kenapa tanggal 12 November disebut Hari Ayah? Di Indonesia, Hari Ayah yang dirayakan setiap tanggal 12 November berawal dari prakarsa paguyuban Satu Hati, lintas agama dan budaya yang bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).Dikutip dari situs kemdikbud.go.id, tahun 2014 PPIP mengadakan peringatan Hari Ibu di Solo dengan cara mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu.
Acara ini disambut antusias oleh peserta sehingga menanyakan kapan peringatan yang sama untuk Ayah digelar. Hingga pada 12 November, Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia dan menetapkan tanggal tersebut sebagai Peringatan Hari Ayah Nasional.
Deklarasi tersebut digabung dengan hari kesehatan dengan mengambil semboyan ‘Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya’. Deklarasi Hari Ayah juga dilakukan di Maumere, Flores, NTT. Dalam deklarasi itu juga diluncurkan buku ‘Kenangan untuk Ayah’ yang berisi 100 surat anak Nusantara yang diseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.
Selepas deklarasi, mereka mengirimkan buku tersebut dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati di 4 penjuru Indonesia yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud dan Pulau Rote. Usai deklarasi ini, setiap tanggal 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.
Hari Ayah Sedunia Selain Indonesia, negara-negara lain juga merayakan Hari Ayah hanya waktunya yang berbeda. Lebih dari 75 negara merayakan peringatan ini yakni AS, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hong Kong.
Perayaan Hari Ayah di negara-negara tersebut jatuh pada hari minggu di pekan ketiga bulan Juni dan dirayakan hampir di seluruh dunia sejak awal abad ke-12. Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Laki-Laki Internasional diperingati setiap 19 November.
Hari Ayah biasanya dirayakan dengan memberi hadiah bagi bapak dan berkumpul bersama anggota keluarga lainnya. Ungkapan terima kasih kepada ayah ini disampaikan atas perannya sebagai tulang punggung, sandaran, dan pelindung dalam rumah tangga.
Pak Haji M Rasyid Noor sudah menggunakan Twibbon YPTD. https://twb.nz/hariayahnasional-yptd2021 . Demikian pula sahabat Pengarang di website terbitkanbukugratis.id. Nah inilah satu kebahagiaan tersendiri akhirnya awak mendapatkan juga sebutan ayah gegara aktif produktif di area Literasi.
Teman teman penulis terutama yang berusia masih dewasa muda menyebut awak dengan panggilan Ayahanda. Alhamdulillah. Pantas juga ya di usia menjelang 70 Tahun : Maddam Haddy, Chrisma Nainggolan, Nuraini, Elok Minang dan Topik Irawan serta beberapa sahabat pena lainnya menyebut Thamrin Dahlan dengan panggilan Ayah. Terima kasih
Luar biasa bahagia di usia senja Awak memiliki beberapa orang Ananda di dunia maya dan dunia nyata. Nikmat mana lagi yang engkau dustakan ( diulang 31 kali) pada Surat Ar Rahman Al Qur’an 55
https://terbitkanbukugratis.id/thamrin-dahlan/11/2021/selamat-hari-ayah-nasional/
Salam Literasi
BHP 12 November 2025
YPTD





