7 lelaki mendapatkan sebakul besar hancengan
Ngatir’ Simbol Berbagi Berkah
Oleh: Ambu Guru
Pada tengah bulan Syaban
Ketika tradisi itu dilaksanakan
Para lelaki semangat berdatangan
Membawa sebakul besar hancengan
Mesjid dipenuhi hidangan
Berbagai macam makanan
Panggang ayamlah keutamaan
Doa dipanjatkan
Ungkapkan harapan
Keberkahan.
Tujuh lelaki tiap rombongan
Tua muda balita bujangan
Suka cita terpancar senyuman
Bergiliran terima sebakul hancengan
Bertujuh mendapat bagian
Dibagi sesuai kesepakatan
Semua adil mendapatkan
Indahnya dirasakan
Berbagi kebahagiaan
Ngatir.
Cipanas, 8 Maret 2021
Ngatir: tradisi masyarakat Cipanas Banten, dengan membawa sebakul besar makanan yang disebut hancengan, ke mesjid. Ciri khas makanan yang paling utama adalah bakakak (panggang ayam utuh) dan nasi yang cukup dimakan oleh untuk tujuh orang. Selain itu, ada makanan pelengkap seperti: tumis-tumis, mie, telur balado atau rendang, dll. Disamping makanan siap saji, ada pula 7 bungkus mie instant, 7 bungkus beras masing-masing satu liter, 7 bungkus kopi instant, dll. Hanceengan yang terkumpul akan dibagikan kembali kepada para lelaki yang datang, setiap tujuh orang mendapatkan 1 hancengan.







