Kisah Kebun Sengon : Kharir Hatta Hijau daun sengon takkan sama seperti kemarin Lambat laun ia menguning ditiup angin Lalu gugur melebur bersama bumi Ulat merayap menyusup Selengkapnya
Karena Menulis Aku Ada (KMAA)
Memahami Pancasila di Sekita Kita
Ilustrasi Foto by Pixabay Ternyata adanya sentimen SARA akhir-akhir ini yang semakin panas, sudah sangat meresahkan dan mengancam keutuhan dan kerukunan bangsa ini. Ketika dua suporter sepakbola yang fanatik mendukung Selengkapnya
Menghidupkan Mimpi Menjadi Penulis
Tidak terbayang ketika masih remaja bahwa suatu saat nanti akan merasakan bagaimana beberapa tulisan sempat masuk dalam buku kumpulan artikel. Buku pertama yang saya pegang, benarkah ini buku saya Selengkapnya
Persahabatan Fushi Ikan dan Coco Kelapa
Fushi dan Coco adalah dua sahabat yang sangat akrab. Setiap hari Fushi bermain di tepi sungai tempat Coco kelapa tumbuh. Mereka menghabiskan waktu bersama dengan bermain, bercerita dan tertawa Selengkapnya
Di Ujung Waktu
Di Ujung Waktu : Kharir Hatta Mendengar suaramu mengalun merdu Menggugah naluri untuk segera bertemu Bersamamu seakan waktu tak berlalu Menyusuri jengkal demi jengkal cerita kita Selengkapnya
Senja Ini Kau Telah Pergi
Senja Ini Kau Telah Pergi : Kharir Hatta teruntuk Cathy Bersamamu lalui hari merangkai cerita Telah kutuliskan untukmu satu puisi pelipur duka Untaian pilu kisahmu Menunggumu Selengkapnya
Menjawab Tantangan Menulis
Artikel ini artikel ke 7 menjawab tantangan menulis secara berurutan menulis di terbitin.id. Saya menulis pagi hari sebelum semua aktifitas pekerjaan di mulai, bangun pagi, mandi, lalu persiapan untuk renungan Selengkapnya
Peta Hidup Anin
Pulang sekolah Anin tampak lesu. Ia berjalan gontai menuju rumah dengan muka cemberut. Sesampai di rumah Anin mengucap salam lemah, membuka sepatu lalu langsung merebahkan diri di sofa ruang tamu. Selengkapnya
Danau Biru
Danau Biru : Kharir Hatta Air danau ini tak sebening dulu Ia ‘tlah bercampur aneka rupa noda Dahulu, ia menjadi sumber cerita Putri Mayang Putri Danau Biru Selengkapnya
Untukmu
Untukmu : Kharir Hatta Sore ini kubawakan untukmu setangkai mawar Kusinggahi taman, ladang, dan hutan Demi bunga impianmu Kini, lambang ketulusan dan kemurnian itu ‘tlah layu Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 19
- 20
- 21
- 22
- 23
- 24
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




