Alhamdulillah dua hari ini, aku dipercaya kembali untuk menjadi pengawas pada kegiatan Asesmen Madrasah (AM) tahun 2023 MAN Insan Cendekia Tanah Laut Kalimantan Selatan. Pada hari Jumat, 18 Maret 2023 Selengkapnya
BUKU
Jeruk Memakan Jeruk
Jeruk makan jeruk Catatan Thamrin Dahlan Entahlah dari mana istilah jeruk makan jeruk namun yang pasti sempat juga populer di kalangan pemerintahan. Sebenarnya apa sih arti jeruk makan jeruk. Selengkapnya
Matt Paten: “Cidera”
29. Cidera “Kalau kamu ditakdirkan Tuhan menjadi jodoh saya, jelas saya lebih senang daripada kamu, Laras. Saya seperti mendapatkan durian runtuh.” ucap Matt Paten sembari menatap Laras yang masih tersipu. Selengkapnya
Matt Paten: “Gayung Bersambut”
28. Gayung Bersambut “Kaget gak mas melihat aku datang? Rumahku hanya sepelemparan baru dari rumah ini. Aku bawakan mas kopi dan cemilan.” ujar Laras sembari menyerahkan kopi dan cemilan untuk Selengkapnya
Matt Paten: “Meraba Sukma”
27. Meraba Sukma “Tidak perlu kamu katakan apa yang ada di hati kamu, Rani, saya sudah tahu dan saya bisa rasakan saat mengusap tangan kamu tadi.” Matt Paten sengaja mengarahkan Selengkapnya
Berita Gembira Untuk Penerbit Buku
Perpustakaan Nasional menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi Kepatuhan Pelaksanaan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam dengan tema Melalui Kepatuhan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, Kita Lestarikan Hasil Karya Selengkapnya
Saran Pendapat Serah Simpan & ISBN Perpusnas
Sense of belonging ke Perpustakaan Nasional sudah melekat di Komunitas Pengarang Penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD). Rasa memiliki dalam makna cinta buku kami wajudkan dalam bentuk kopi darat (kopdar). Selengkapnya
Penerbit YPTD Serah Simpan Karya Cetak di Perpusnas
Kamis 9 Maret 2023 untuk kesekian kali Penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) melakukan kewajiban serah simpan karya cetak (Buku). 3 Judul Buku masing masuing 2 exp diserahkan ke Bagian Selengkapnya
Matt Paten: “Meluruskan”
26. Meluruskan Begitu pintu terbuka, terlihat Matt Paten berdiri diambang pintu, “Ooo Matt Paten rupanya, masuk Matt!” ajak Armaya. Mendengar Matt Paten yang datang, Rani menjadi serba salah duduknya. Umi Selengkapnya
Matt Paten: “Cemburu”
25. Cemburu Rani hanya diam membisu sembari tengkurap di atas ranjangnya. Bahu Rani berguncang, Armaya menangkap isyarat kalau Rani sedang bersedih. Armaya tidak melanjutkan untuk menanyakan Rani. Dia mengambil ponselnya Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- …
- 59
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












