24. Gamang Laras hanya bisa tersipu mendengar ocehan Suci. Dia berharap Matt Paten meresponnya lebih serius. Namun, sayangnya Matt Paten sikapnya biasa saja. Matt Paten tidak menganggap pembicaraan Laras dan Selengkapnya
BUKU
Matt Paten: “Hijrah”
23. Hijrah “Ooo ya, Laras–artis terkenal itu ya? Gimana kabarnya?” “Alhamdullillah sehat mas, saya besok mau ke rumah kalau mas berkenan. Boleh gak?” suara Laras nan merdu sedikit manja. “Dengan Selengkapnya
Matt Paten : “Dihadang Begal”
22. Dihadang Begal Tidak ada yang bisa disembunyikan Rani lagi. Perasaan sukanya pada Matt Paten bukan lagi perasaan biasa. Namun, Rani tetap tidak ingin mengatakan apa yang ada di hatinya. Selengkapnya
Matt Paten : “Mengobati Rindu”
21. Mengobati Rindu Matt Paten menatap wajah Rani yang menyimpan kerinduan kepadanya, dan Rani berusaha untuk menyimpan perasaan itu. Tapi, dia tidak tahu kalau Matt Paten sangat mengetahui apa yang Selengkapnya
Matt Paten : “Rasa Rindu”
20. Rasa Rindu Rani yang sudah tidak sabar menunggu pulangnya Matt Paten terlihat sangat gelisah. Kadang dia masuk kamar, sebentar kemudian keluar lagi dan duduk di ruangan tamu. Matanya panjang Selengkapnya
Keajaiban dari Keberkahan Bedah Buku NBO
Keajaiban Dari Keberkahan Bedah Buku NBO Penulis Yani Tarochbie Sabtu 25 Februari 2023 di Kampus Universitas Dian Nusantara Jl. Tanjung Duren Barat, Grogol, Jakarta Barat diselenggarakan acara Silaturahim dan Selengkapnya
Matt Paten: “Perampokan Bank”
19. Perampokan Bank Meskipun Matt Paten menolak pemberian isteri teman Barnus. Namun, tetap di titipkannya pada Barnus, agar di berikan pada Matt Paten. Barnus dan Matt Paten sudah memutuskan untuk Selengkapnya
Matt Paten : “Hilang Ingatan”
18. Hilang Ingatan Matt Paten dan Barnus sudah berada di Ibu Kota. Barnus mengajak Matt Paten ke rumah temannya di sebuah komplek perumahan Elite, khusus pejabat pemerintahan. Sebelum bertemu dengan Selengkapnya
Dia Tetap Menulis
Oh Siapa Dia Tulisan sahabatku ini ngak bagus bagus banget tetapi dia tetap menulis. Inti dari judul itu terletak pada akhir kalimat yaitu dia tetap menulis. Ulasan disini bukan Selengkapnya
Matt Paten : “Pasien di Ibu Kota
17. Pasien di Ibu Kota Matt Paten harus ke Ibu Kota, karena ada salah seorang Pejabat—teman Barnus sakit hilang ingatan sejak satu tahun yang lalu. Barnus ajak Matt Paten ke Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- …
- 59
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









