KMAA#24 Wajah kusut tampak garis-garis yang menua di bawah mata. Beban berat yang ditanggungnya seakan tercermin dalam wajah wanita umur tiga puluhan itu. Garis-garis kecantikannya memudar karena tak sempat lagi Selengkapnya
Novel
Ujian Lima Tahun Perkawinan (11)
KMAA#23 Bapak kasihan dan tidak tega melihat keadaan ekonomi rumah tanggaku. Mas Aro yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan aku hanya seorang guru honorer di salah satu SMP Negeri dan Selengkapnya
Ujian Lima Tahun Perkawinan (10)
KMAA#22 Meski kedua orang tuaku meminta aku untuk menggugat cerai pada Mas Aro, aku tetap tidak mau bercerai darinya. Aku yakin dari sholat tahajud dan istikharoh yang kulakukan, jawaban hatiku Selengkapnya
Ending Novel Novelis (40)
Puisi untukku Masih di taman hotel tempatku menginap selepas launching bukuku. Mas Pras tetap berada di sampingku. “Kamu sama sekali tak membuka pesanku, Ajeng. Kenapa?” Suara mas Pras menyadarkan Selengkapnya
Ujian Lima Tahun Perkawinan (9)
KMAA#21 Setelah menjalani perawatan dan diinfus, suhu badan Huda sudah berangsur turun. Kini suhunya sudah normal dan sore itu diijinkan pulang oleh dokter. Alhamdulillah, meski aku harus menebus obat dengan Selengkapnya
Ujian Lima Tahun Perkawinan (8)
KMAA#20 “Dik Nung, bagaimana Huda? Sudah ketemu dokter?” tanya Mas Aro menyadarkan lamunanku. “Ayah…ayah, adik sakit “, teriak Alif. “Iya, mas. adik sakit. Kita berdoa agar adik sembuh ya.” jawab Selengkapnya
Ending Novel Novelis (39)
Niat Buruk Tyo 39 Kurasa ada yang membuntutiku saat berbelanja kebutuhan sehari-hariku. Ada perasaan tak enak menyelimuti hatiku. Buru-buru aku memilih aneka kebutuhanku selama beberapa hari ke depan. Langsung saja Selengkapnya
Ending Novel Novelis (38)
Merindu Napak tilas yang baru saja kulakukan, membuat hatiku merindu. Namun aku belum juga menanggapi komunikasi dengan mas Pras. Aku tak tahu bagaimana untuk memulai komunikasiku. Bagaimana caraku untuk Selengkapnya
Ujian Lima Tahun Perkawinan (7)
KMAA#19 Hari-hari menjelang persalinan anakku yang kedua sudah semakin dekat. Tak ada persiapan yang istimewa untuk menyambut baby kecilku. Hanya doa yang selalu aku panjatkan semoga semua lancar, anakku lahir Selengkapnya
Ending Novel Novelis (37)
Napak Tilas Suasana rumah di kampung Rindu masih seperti dulu, meski aku sudah lama tak ke sana. Aku tak lagi mengurusi masalah perusahaan. Ada mas Pras yang memimpin perusahaan. Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- …
- 35
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





