Membatasi Diri Aku meninggalkan Pras. Ah…aku merasa beruntung, aku datang ke cafe ini sendirian. Aku segera menuju motorku terparkir. “Mbak, maafkan saya ya. Saya kebangetan bercandanya…” Pras sudah berada di Selengkapnya
Novel
KMAA#10 : Penghuni Panti Asuhan (Part 10)
Sang Surya baru menampakkan diri dari ufuk timur saat gadis berpostur mungil dengan kulit sawo matang tampak terburu-buru mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampus. Maklum hari ini jadwal kuis salah Selengkapnya
KMAA#9 : Berbanding Terbalik (Part 9)
Suara riuh sudah terdengar saat mereka baru memasuki stasiun. Bumi terasa bergetar begitu ada kereta api lewat. Terlihat orang mondar mandir di dalam stasiun sambil membawa barang bawaan. Pedagang asongan Selengkapnya
KMAA#8 : Berbanding Terbalik (Private Sepekan) Part 8
Ring….ring….ring…. Terdengar dering ponsel dari Nokia yang tergeletak di atas meja. Aisyah menutup buku yang dibacanya dan langsung mengambil benda kecil tersebut. Kekhawatiran muncul di benak gadis itu saat melihat Selengkapnya
Ending Novel Novelis (14)
Cemburunya Rindu “Rindu cemburu, mbak. Sekarang dia ngambek. Aduh…pusing… Kenapa sih perempuan mengandalkan perasaan dibanding logika…” Pras mulai curhat tentang kekasihnya. Ya…aku maklum, beberapa bulan ini dia selalu menemaniku di Selengkapnya
Ending Novel Novelis (13)
Kisah Pahitku “Mbak Ajeng bisa saja. Eh…yang cerita saya terus. Gimana dengan mbak Ajeng…?” Aku terhenyak. Aku sudah tak mau mengingat lagi kisahku. Hatiku sakit ketika mengingat bagaimana pengkhianatan kuterima. Selengkapnya
Ending Novel Novelis (12)
Curhat Pras Aku dan Pras lebih sering dikirim ayah ke lapangan. Tapi tak ada lagi kisah seru antara kami. Percayalah. Yang ada paling Pras curhat tentang Rindu, perempuan ayu dari Selengkapnya
Ending Novel Novelis (11)
Ubah Penampilan Aku mulai masuk kantor lagi setelah kakiku benar- benar pulih. Ah…iya. Ada sedikit yang berbeda dari penampilanku. Aku mengenakan pakaian yang lebih rapi dan sopan. Tak seperti pada Selengkapnya
Masa-Masa Indah Bersamamu (4)
KMAA#10 Tanggal perkiraan kelahiran ini sudah diambang pintu. Aku semakin merasakan betapa berat beban di perutku semakin terasa. Jalan sudah mulai payah. Tidur sudah gelisah, tak senyaman kemarin. Kepanasan, berkeringat, Selengkapnya
Ending Novel Novelis (10)
Rindu Kini aku tengah diurut sama dukun urut. Kata Pras dukun urutnya terkenal dan pasti tokcer. Ah…semula aku sempat tak percaya dengan ucapan Pras. “Dukunnya lelaki atau…”tanyaku pelan. “Iya… lelaki…” Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 23
- 24
- 25
- 26
- 27
- …
- 35
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





