Merakit Impian Karya: Afrianti Aku harus bangkit dan tidak diam Merakit kembali impian Merangkai puing-puing kehancuran Menatap masa depan Melangkah dengan keyakinan Meski diawali secara perlahan Aku harus bangkit dan Selengkapnya
Puisi
Sekolah puisi karya Afrianti
Sekolah Karya: Afrianti Sekolah Beberapa waktu aku tidak mengunjungimu Hari ini aku kembali ke pangkuanmu sekolah Tak usah resah Atau pun gundah Aku tidak bermaksud untuk menjauh Aku juga tidak Selengkapnya
Pundi yang Dinanti Puisi karya Afrianti
Pundi yang Dinanti Karya: Afrianti Pundi Apakah sebuah nama yang mempunyai arti? Atau sekedar istilah saja dalam kehidupan sehari-hari Pundi-pundi Ternyata sebuah kantong kecil jika dilirik di KBBI Kantong kecil Selengkapnya
Irama Jiwa puisi karya Afrianti
Irama Jiwa Karya: Afrianti Alhamdulillah, akhirnya Kini berada di level lima Tiga puluh hari berkarya Terseok mengikuti guru hebat se- Nusantara Yang emang luar biasa Rangkaian kata tersusun dengan indahnya Selengkapnya
Andai
Andai Tung Widut Putaran hidup tak bisa terelak Harus dijalani apa adanya Doa atas semua permohonan kebaikan Kepada sang Pencipta Agar perjalan baik adanya Kasa mudaku tak seperti sekarang Diburu Selengkapnya
Bangku Tunggu
Bangku Tunggu Tung Widut Semalaman sepi Kini matahari menyambut kembali Satu persatu ada yang menyapaku Suara pengeras mulai memanggil Kode dan nomer mulai terendah Seharian bercengkerama Bergantian datang menghangatkan susana Selengkapnya
Kabar yang Hilang
Kau tak lagi tahu Tentang berita seseorang yang pernah kau rindu Karena kau telah menutup kalbu Untuk sebuah relasi yang ternyata mengganggu Bukan salahmu Bukan pula salahnya Karena tak ada Selengkapnya
Puisi Korupsi karya Afrianti
Korupsi Karya: Afrianti Korupsi Sebuah kata yang paling ditakuti Bahkan sangat tabu sekali Untuk sebuah profesi Seperti bayangan yang selalu menghantui Dan terus berusaha untuk menjauhi Setiap diri pasti tak Selengkapnya
Malamku Bersama Waktu
Malamku Bersama Waktu Tung Widut Lenggang sudah ketika malam terlewat setengah Hanya burung malam mencari makan di sela hitamnya dedaunan Cahaya rembula tak mampu menyalakan alam Hanya gelap tanpa seberkas Selengkapnya
Puisi Menjelang Subuh Tiba Basuhlah Muka
AHAD –20/03/2022—ini saya menulis seuntai puisi. Puisi ini lahir spontan tepat saat bumi menderu disiram hujan. Tidak sempat berpikir lama karena ide dan rasa yang tiba-tiba ada saat subuh ditunggu Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 106
- 107
- 108
- 109
- 110
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












