Secangkir Kepedihan Karya. Theresia Martini Malam, bolehkan aku mengeluh pilu? Matamu begitu tajam melihat deritaku Hingga aku terdiam dan terbungkam malu Tercampak dan tertunduk dilalap rindu Malam, lihat bibirku yang Selengkapnya
Puisi
Puisi Cinta. Desiran Bisik CintaMu
Desiran Bisik Cinta-Mu Oleh. Theresia Martini, S.Ag., M.M Darah dan Air yang memancar dari hati Kudus-Mu Telah membasuh dan menyucikan dosa-dosaku Hadir dan mendampingi hidupku di setiap waktu Tanpa batas Selengkapnya
Bintang di genggaman
Karya : Purwa Nur Alam Ku sempat melihat wajahku di cermin kecil Bersandar di kursi depan Di balik kemudi Mataku tajam menatap diri Jauh kedalam sanubari Tidak terpikir olehku Bahwa Selengkapnya
Milad hanya untuknya
Saat kaki melangkah Sedikit bergegas menuju masjid Ponsel ku berdering Memaksaku menghentikan langkah kaki ku Saat itu, jumat siang Menerima panggilan yang mengagetkan “Wah pak Thamrin Dahlan meneleponku” benarkah Selengkapnya
Katakan
Katakan Tung Widut Tak tahu Langkah antara batu terjal Harus mencari sela Antara waktu dan kesungguhan Haruskah mencari Bayangan di balik kata Samar terdengar tanpa kejujuran Menunggumu kembali ke Selengkapnya
Dimana Aku?
Dimana Aku? Karya : Sim Chung Wei Mengarungi lautan ilusi terjebak Dalam realita semi berdiri di atas hal yang tak pasti berusaha menjadi kenyataan palsu Kesadaran Yang terguncang mempertanyakan jati Selengkapnya
Kamu
Kamu Tung Widut Kamu Jauh dari mataku Tertambah di relung hati Selalu terlihat dipelupuk mata Gundah di buatnya Dari pandangan Tanpa kata Hanya senyum Rasa itu ada Kamu Membuat Selengkapnya
Tumbuh Semakin kuat
Tumbuh Semakin kuat Karya : Sim Chung Wei Di kesempatan hidup yang hanya sekali Bangkit menjadi manusia kuat memang perlu proses panjang berulang kali jatuh bangkit lagi dan semakin kuat Selengkapnya
Bulan Sempurna
Bulan Sempurna Tung Widut Bila malam tiba Mendongaklah ke atas Tuhan memberi bola terindah Melambung bundar di malam berbintang Lihatlah padaku Titik hina Hanya mampu meminta Kesempurnaan lengkap dengan Selengkapnya
Lara Menusuk
Lara Menusuk Tung Widut Hati terdalam Ditikam Luka menganga sakit terasa Kataku Ucapku Harapku Hanya berlalu Kembalilah padaku Pada ibumu Surgamu Tambatan akhir
- Sebelumnya
- 1
- …
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











