Seutas Cerita Malam Tung Widut Gelap tanpa nyanyian Cahaya temaram dengan angin tipis Awan tipis menyamarkan cahaya Pephonan besar meliuk terlihat dari kejauhan Rasa hati serasa magis Kala Selengkapnya
Puisi
Angin Kencang dan Pohon Besar
Kembali terdengar berita miris memprihatinkan Sedih saat melihat fakta Bahwa pohon-pohon besar di tepi jalan Tumbang karena angin kencang merajai cuaca Hujan deras itu berkabut air Derasnya semakin terasa dalam Selengkapnya
Melupa Senja
Senja oh senja Mengapakan selalu hadir dalam ingatan Bahkan kala hujan Tak inginkah sejenak terlupakan saja Apakah yang menjadi pemberitaan Tidakkah berhenti saja pada ungkapan Bahwa senja kali ini Selengkapnya
Pertengahan Malam
Pertengahan Malam Tung Widut Bintang tak tampak bersinar Angin tipir membunyikan lonceng Gemerincing terdengar menyisihkan sepi Deru kendaraan jalanan melintas cepat Tak ada tanda menikmatinya Mala larut sampai setengah Mata Selengkapnya
Sebuah Kisah Pembawa Berita
Ada banyak perkara di dunia terjadi Setiap detik, menit, jam, hingga deretan hari Tak pernah semua manusia sanggup sepenuhnya menyadari Betapa ada banyak pelajaran berarti Itulah mungkin sebagian dari insan Selengkapnya
I AM SO LAZY, LAZY, LAZY
I AM SO LAZY, LAZY, LAZY I am so lazy, lazy, lazy! In a world gone crazy! I just sleep amidst the snow, And watch dear life flow. Selengkapnya
Puisi Daeng Melfariza
Rindu yang tumpah Menggelitik jiwa setiap saat Tergambar raga dalam ingatan pada diri yang memuja Hasrat hati menjumpai dalam heningan malam Hingga kalbu tersirami Laksana hujan jatuh kebumi Berkali-kali kutepi Selengkapnya
Puisi Daeng Melfariza
Panggung kehidupan Siang dan malam laksana seorang atlet yang berlari estafet Teratur dan terus berputar tanpa lelah Meski bumi semakin tua Setiap saat ia laksana ibu yang sedang hamil, mual, Selengkapnya
Merpati Senja
Aku memilih senja untuk menggoreskan rasa Pada sebuah keadaan yang tak bernada Hanya sepi, sunyi, dalam hening Hingga tetiba tertangkap oleh mata bening Kepakan sayap merpati senja Dalam sekejap Selengkapnya
Rasa Dahaga Ini
Rasa dahaga ini adalah wujud cinta Illahi rasa lapar ini merupakan solidaritas sesama insani stlah sebelas bulan mengumbar nafsu duniawi kini saatnya wahaii insani masuk kedekapan Illahi ramadhan membersihkan Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 116
- 117
- 118
- 119
- 120
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.














