Ziarah : Kharir Hatta Tergurat namamu di nisan kayu Sore itu aku mengunjungimu Di atas gundukan terhampar mawar berserpihan Harum menyebar ke seantero taman pemakaman Dalam Selengkapnya
Puisi
KMAA 35* Tuangkan Idemu
Hai kawan jangan ragu Tulislah apa yang ingin kau tulis Tuangkan idemu pada selembar kertas Agar orang lain mengerti tentang dirimu Ungkapkan isi hatimu Banyak orang bersedia mendengarkan Lepaskan Selengkapnya
KMAA 34* Pucuk Merah
Pucuk merah pemberianmu waktu itu Selalu menghadirkan senyuman Di bibir merah ini Di pipi yang mulai keriput ini Saat mengingatmu Mata ini bersinar terang Seperti bintang di malam cerah Selengkapnya
KMAA 33* Indahnya Alamku
Ketika matahari mulai menampakkan dirinya Embun pagi sedikit demi sedikit menghilang Meninggalkan rumput dan ilalang Menghampar di atas bukit kenangan Burung-burung berkicau dengan riang Menyanyikan lagu kemenangan Berhasil melalui Selengkapnya
KMAA 32* Anak Ayam
Dua puluh satu hari lamanya Sang induk mengerami telurnya Bertapa mengharap datangnya keajaiban Dari sang penguasa alam Pada hari ke dua puluh dua Suatu keajaiban benar terjadi Satu demi Selengkapnya
KMAA 31* Layang-Layang
Di atas bukit batu Angin bertiup sangat kencang Seorang anak kecil datang Ingin terbangkan layang-layang Layang-layang terbang ke angkasa Terbawa angin sore hari Membawa anganku serta Terbang tinggi menuju Selengkapnya
KMAA 30* Cinta Rasulullah
Mari kita teladani sang Rasul Nabi akhir zaman Dengan melaksanakan sunah-sunahnya Dengan mengagungkan namanya Cintailah Rasulullah dengan menyebut namanya Lantunkan shalawat sambut kehadirannya Lantunkan shalawat iringi musik terbang Semakin Selengkapnya
Rasa Hati Terluka
Rasa Hati Terluka Tung Widut Jauh di luk hati Ada luka menganga yang tak pernah terhapuskan Oleh waktu dan masa Terlanjur sudah tertoreh luka Dengan sebuah kata Mengiris bak sembilu Selengkapnya
Pecundang Data
Pecundang Data Tung Widut Ramai di komputer berkaca wajah-wajah lesu Menanti loding yang hanya berputar dan terus berputar Reload aba-aba beberapa kali Tangan mulai memencet enter dan lagi Berhari tak Selengkapnya
Detak Kehidupan
Detak Kehidupan Berpacu aliran darah lalui nadi Harapkan kehidupan masih dimiliki Jantung pun berdetak tanda mumpuni Lahirkan napas yang sangat berarti Kehidupan memang datang sekali Kadang terlupa untuk dihargai Tertutup Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 144
- 145
- 146
- 147
- 148
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










