Rayuan Senja

Rayuan Senja Karya : Sim Chung Wei Memandang lembut wajahmu kala senja datang menyambut lembayung bertemu nyanyikan kidung yang hilang syair-syair lirih mendayu bagaikan liukan gelombang memikat hati untuk merayu

Kebun mungilku

Karya : Purwa Nur Alam   Selepas shalat shubuh di masjid kakiku melangkah menapaki anak tangga menurun santai langkahku menikmati setiap hembusan angin pagi menyisir rerumputan yang basah berembun   Kuhirup

Sudah Selesai

Kusenandungkan kidung selamat pagi Menemani kerjap matamu yang membuka Menyambut fajar yang merekah Namun kicau burung membahana riang di telingamu Kuhembuskan sejuk udara di siang hari Menepiskan peluh yang menetes

Puisi 07. Mengecup Bayangan

Puisi 07. Mengecup Bayangan Theresia Martini, S.Ag., M.M Paras ayu hadir kini Setangkup rindu tertutupi Menggoda sepotong tubuh sepi Dalam dingin malam kian menguliti Ku telisik ruang kalbu Berjumpa indah

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.