Tahukah kau kawan pada suatu perbincangan senja ini Saat hati bercakap-cakap dengan bunga-bunga yang bermekaran di taman Bukan taman yang luas seperti di banyak tempat wisata kekinian Sepetak tanah Selengkapnya
Puisi
Sehimpun Telelet
IRONI PJJ DARING Oleh : Tini Sumartini Sangat menohok perasaan Ketika guru menanyakan Mereka diam tanpa jawaban. Satu bulan PJJ berlalu Ada fenomena membuat pilu Hingga lidah tak berucap, Selengkapnya
Akankah Terulang Kembali ?
Laju waktu berlalu tanpa sapamu Aku pun menahan diriku Yang menyimpan rindu Pada semua tentangmu Pada kata yang kita permainkan Kita bolak balik tanpa prasangka Kita tuliskan dengan mereka-reka Bahkan Selengkapnya
Malaikat Izrail
Kau kah yang mengintip dari balik hembusan angin? Mencari jejak hitamku di sepanjang jalan. Rupanya belum cukup cinta ini terjalin. Antara hamba yang hina dengan Tuhan. Aih, berapa banyak noda Selengkapnya
Bara Kemerdekaan
Bara Kemerdekaan : Kharir Hatta Merah Putih telah berkibar di angkasa Pusaka perjuangan ksatria nan bara Tuah dan saksi sejarah bertumpah darah Teruslah berkobar, terus berkibar di Selengkapnya
Lentera Satu Muharam
Aku masih di sini meski tahun telah berganti. Berusaha membelah sunyi dalam keramaian tak bertepi. Jalan yang teramat panjang dengan doa berkumandang. Di batas langit Engkau berbisik,”Tenanglah, belum waktunya Selengkapnya
Mengitari Dunia dalam Pelukan Buku
Aku sedang diam tenang di tempatku Seolah tiada bergerak ke suatu tujuan Namun aku mendekap buku-buku Membuat dan mempersiapkan senarai bacaan Aku pun menatap penuh harap Sebuah bulatan seperti peta Selengkapnya
Sehimpun Telelet
BUKAN PENULIS KARBITAN Oleh: Tini Sumartini Berkat seorang teman Hati menjadi tertawan Sungguh, bukan bualan. Walapun diri tak memiliki kompetensi Namun, berbisik hati untuk beraksi Bergabung menjadi pegiat literasi Mumpung Selengkapnya
Sinar Lentera Malam
Sinar Lentera Malam Tung Widut Melambai di tiup angin Dari celah dinding bambu kala purnama Menemani hidung hitam menghirup asap Cahaya samar membaca tulisan tangan Garis datar terukir cerita Selengkapnya
Rombong-rombong Kosong
Rombong-rombong Kosong Tung Widut Debu membalut di atas rerumputan Tumbuh liar di kaki rombong kosong terbengkalai Hampir tiga tahun kaca rombong ditutup satpol PP PPKM menghentikan para pelanggan Diam menanti Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 195
- 196
- 197
- 198
- 199
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.














