Aku termangu dan terpesona Dalam sebuah pemandangan di depan mata Saat seorang gadis muda Duduk manis bahagia di antara bunga Setumpuk buku bacaan Selengkapnya
Puisi
Awal Mula
Menulis Untuk apa?Begitu tanyaku Dulu sebelum memulaiDulu sebelum mencintaiBertanya tanpa ingin Jawaban tak kunjung ditemukanSebab tanpa upaya mewujudkanMenyimpan rapi memori sendiriDalam kotak bernama imajinasi Dorongan tak pernah adaKeinginan pun sama Selengkapnya
Seblak
Jumat malam perut laparSakit kepala menyerangPerutku pun merontaNamun aku lagi malas makan
Aku dan Kamu
Aku dan Kamu : Kharir Hatta Semua dimulai dari sini Aku tidak tahu tentang ini dan itu Ternyata kamu baik hati Kau membuatku tergoda … Empat puluh hari buat Selengkapnya
Ketika Penaku Beradu Bunga
Aku selalu bahagia dalam dekapan rasa hangat Memancar tanpa kata henti dari hati Menatap ke dalam rimbunnya dedaunan nan bergemerisik Menyembul warna merah merona bunga pacar air nan memesona Pada Selengkapnya
Terimakasih Tak Terhingga
Terimakasih Tak Terhingga Tung Widut Malam mulai merangkak datang Sepi perlahan menyapa embu dingin Senyap mengalunkan lagu hening Makin tak bersuara bersama mata terpejam Getar tubuh tiba-tiba ada Kala nama Selengkapnya
Menghitung Bunga di Taman Hatiku
Segala rasa sedang menguncup di sudut-sudut hati Menyiraminya dengan segala nada pembawa damai Memupuknya dalam segala ketenangan batin Demi mekarnya bunga-bunga di taman hati Aku menjaganya dalam cinta Agar tak Selengkapnya
Mahkota di Ulang Tahun Pertama
Mahkota di Ulang Tahun Pertama Tung Widut Berlalu dari lahir Hari demi hari Cucuran keringat membasahi semangat Mengorek imajinasi memaparkan karya Jemari lentik menari di atas keyboard Menorehkan demi huruf Selengkapnya
Telelet Tujuh puluh Enam Tahun Merdeka
TUJUH PULUH ENAM Oleh: Ambu Guru Tujuh puluh enam Alami masa yang kelam Pertiwi bersedih muram. Tujuh puluh enam usia prima Namun kini dirundung dilema Hawatir runtuh pilar terutama Hancur Selengkapnya
Mengukir Senja Bersamamu
Ku pekikkan nama melaung gema Menyebut Indonesiaku tercinta Kau rajut usia menanam angka Tak lelah berjalan meski mendekati senja Terus melangkah dengan segala kuasa Merangkak, tertatih, berjalan pelan Kini Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 197
- 198
- 199
- 200
- 201
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.














