Layang-layang Malam

Layang-layang Malam Tung Widut Tanpa angin rendah Mendengung perkasa dengan lampu gemerlap Di atas langit bersama berlaksa bintang Menjadi penguasa angkasa tanpa rembulan Liukan membawa suara berbeda Tanpa irama bermusik

Sesak

 Sesak   Thamrin Dahlan   Senja kala diperbatasan kota Menyeruak tepian blantara manusia Sesak tak bersela Nyaris saling memghimpit   Matahari tampak tak peduli Dia tenggelan di ufuk sana Sementara

Jengkerik Malam

Jengkerik Malam Tung Widut Sepi dalam pekat BySediri tanpa sebuah bintang Angan menerawang jauh pada langit gelap Tak menemui setitik sinar yang berbisik Lengkingan suara tak berirama Berteriak menunjukan keperkasaan

Lelah

Lelah Tung Widut Darah mengalir tak sempurna Menghitam kelam menyumbat Denyut terasa seiring detak jantung Bagai aliran yang berjalan menjalar Lunglai sendi yang menopang Tak mau tegak  menjalankan tugas Menyangga 

Selalu Ada Kabar

Selalu Ada Kabar Tung Widut Semua dalam bahaya Hidup bagai diujung tanduk Esok Tuhan memberi nafas atau hanya sampai kini Bak mengantri ketok palu Setiap hari dipenuhi kabar Tentang orang-orang

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.