Mati Gaya

MATI GAYA Puisi : Thamrin Dahlan Hidup berkehidupan adalah pergerakan Berhenti seketika pabila ruh melayang Pergerakan jasad bukan berarti diam Pergerakan hati adalah pengharapan   Merangkak Belajar berjalan Berlari kencang

Ketakutan

  Ketakutan Tung Widut Siang malam rasa mendera Hati gusar dengan ketakutan Doa menjadi terlontar setiap saat Bibir tak henti menyebut nama Tuhan Doa sebagai tameng kesedihan Menghiba agar hilang

Cabak Kota

Cabak Kota Tung Widut   Terdengar jeritan di langit Memecah hitamnya keheningan malam Dada mendadak sesak Merinding mendengar suara bernada tinggi Beberapa bulan muncul setiap malam Tak tahu apa yang

Sanjungan

Sanjungan Tung Widut Semilir angin tipis Dingin terasa di kulit tiada tertepis Rasa yang ada terasa hati teriris Menerima kata sanjungan dari sekarang yang publis Membutuhkan pendapat emas Mengevaluasi hasil

Menikmati Senja

  MENIKMATI SENJA Tung Widut     Semilir angin senja penghilang kejenuhan Menepis kebosanan kala terkungkung kata corona Terngiang pesan yang membosankan di rumah saja Belenggu sore ini telah lepas

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.