, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tulisan Pamungkas, Insyaallah Bukan yang Terakhir

Oleh: Dionisius Agus Puguh Santosa, SE, MM   Tak terasa perjalanan saya untuk menulis dan berbagi artikel tentang dunia menulis telah mencapai garis akhir tantangan yang disampaikan Om Jay melalui

, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Jadi Pembicara Lagi, Makin Santuy!

  Oleh: Dionisius Agus Puguh Santosa, SE, MM Sabtu, 27 Februari 2021, saat bulan Februari hampir menapakkan jejaknya di hari ke-28, saya lagi-lagi didakwa menjadi pembicara untuk sesi “Mari Menulis

Mati Hati

Putih bersih terlahir tanpa noda Harum tak bosan ingin selalu di dekatnya Cerah tanpa dosa sejukkan pandangan mata Penenang jiwa penghilang gundah gulana Bola mata hitam menyirat takdir hidup Berbinar

Semburat Angan

Lembut mengisi ruang kosong Tabur benih mimpi yang sempat tertunda Tapaki satu demi satu lubang yang hampir tertutup Amati secara jelas tumpukan rencana yang lama tersusun indah Suara kecil redam

Mungkin Harus Begini

Cerita mengalir di rentang waktu kelam Dari tiada kata-kata hingga tak terhenti terucap oleh mulut manis berbalut madu Penuhkan bait demi bait menjadi paragrap buntu Tidak diizinkan namun terus berdebat

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.