Puncak Cangar Tung Widut Pagu menjelang awanpun hilang Menciba mentusuri jalanan hitam tanpa kelam Menyapamu alam Dari sederetan bukit nan lembah Menghijau terlihat di mata Temaram karena kerindangan pepohonan Mistis Selengkapnya
Puisi
Celoteh Nyakbaye, Puisi Malam Jangan Tanya
Apa itu bahagia Tanyalah kepada insan yang sedang jatuh cinta Apa itu sedih Tanyalah kepada dia yang sedang patah hati Merajut kata menyulam kalimat manis bagi pemuja cinta Mengiris Selengkapnya
Celoteh Nyakbaye, Puisi Malam AKU DALAM TANDA TANYA
Tak semua bisa diungkap dengan kata-kata Kata tiba-tiba hanya symbol menyelewengkan makna Ketika perbuatan menista kata-kata Tak semua dapat diungkap saat hampa menyertai dusta Hati ini bukanlah besi baja Selengkapnya
Celoteh Nyakbaye, Puisi Malam Jika
Tersulam senyum bukan berarti bahagia Riak air mata bukan berarti duka Apa itu bahagia Jika belum pernah berduka Mengukir janji membawa petaka Mengingkar janji itu durjana Semua jika kita Selengkapnya
Hari Perpisahan
Hari Perpisahan Tung Widut Hari yang dinanti Hari terakhir berada di sekolah Tanda kesuksesan belajar selama tiga tahun Rasa gembira berbuga setiap detik Canda riang bersama teman Kesuksesan telah digenggam Selengkapnya
Celoteh Nyakbaye, Puisi Malam Tak Sama
Tak Sama Biarkan ia menjadi kenangan Waktu berjalan seiring kau akanku lepaskan Tak selalu sama,selalu berbeda tapi satu rasa Tak sama Kini tak lagi sama Dulu kau selalu membutuhkanku Sekarang Selengkapnya
Lengkingan Masa Kalu
Lengkingan Masa Lalu Tung Widut Rasa yang tenggelam ke dasar hidup Terlupa sudah karena perjalanan Nafas ketenangan perlahan tergapai Merajut tujuan masa depan Seberkas sinar didunia maya Kembali layar mengulang Selengkapnya
Celoteh Nyakbaye, Puisi Malam Nyanyian Hati
Degup jantung bertalu Ada rasa sesuatu padamu Netraku menyalang mencari sosokmu Tapi kau bersembunyi dalam kabut rindu Katamu aku belahan jiwamu Katamu tulang rusukmu adalah aku Aku mencari dirimu Selengkapnya
Celoteh Anak Pesisir Pulau ” MENJEMPUT KEBAHAGIAAN “
Raja Zainol AfandiMenjemput Kebahagiaan Hidup selalu inidahHidup berteduh pada risalah genggamanNyaBukan pada retak liku terus terikat pada pundak keluh kesahBertanya pada diri sendiri mau bawa kemana ? HidupHarus menjemput kebahagiaan Selengkapnya
Memantik Bara
Memantik Bara Tung Widut Masa lalu tlah hampir sirna Tertutup langkah jauh ke ujung dunia Kasih yang dulu mencinta terlihat buram Terhalang cicin kepalsuan Nafas kembali terengah Gugit terdengar mengkerut Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 94
- 95
- 96
- 97
- 98
- …
- 240
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












