Cinta Bercahaya

Cinta Bercahaya Tung Widut   Bila dada mulai sesak Rasa yang tak tertahan Rindu telah memenuhi ruang Tak pernah jumpa bersemuka Hanya layar bercahaya yang mempersatukan hati Perlahan kepercayaan mengisi

Jam-jam Terakhir

Jam-jam Terakhir Tung Widut Hari begitu sibuk dengan beribu tugas Yang tak pernah disentuh selama corona mewabah Setumpuk tulisan yang tak pernah dipahami Dibuang jauh saat hura-hura datang lebih menyenangkan

Tidur Malam

Tidur Malam Rung Widut Hujan tak lekang dingin Merapat menjalar melalui celah cendela kamar Beriring bunyi jengkejrik abadi saat malam Mata mulai menguap merindukan bantal Tak mampu berjalan dalam gelap

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.