Rekayasa Hidup

REKAYASA HIDUP Tung Widut     Nafas tertur telah diberikan Jangan pernah mendustai derap setiap hembusan Bukan menyucikan diri daro tong sampah tanpa cuitan Hanya seonggok harapan yang bisa memenggal 

Jangan Hilang

Jangan Tinggalkan Tung Widut Cahaya rindu baru saja ada Hati berbunga walau petang menyelimuti Bintang menari riang menyambut kedatangan Apa lagi yang dihindari Mendung tipis tercurah sudah Menghalau matahari yang

Halal

  Halal Tung Widut Kau dustai hati dengan menyamarkan kata Jelas hukum tak bisa diatur Kau tahu semua dengan mata kepala Rasa telah buramkan makna Ambisi merajai hal yang seharusnya 

Dia yang Selalu Ada

Dia yang Selalu Ada Tung Widut Hembusan nafas yang mulai menua Satu demi satu kemesraan terjalin Kebersamaan canda berbatas kasih sayang Rengekan manja di sela derai tawa Merindu kala saling

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.