Penampilan Pertama Tung Widut Apa yang kau rasa Saat pertama di panggung Gemetar Keringat dingin Sulit konsentrasi Terasa hanya satu kali Pengalaman mengarungi dunia panggung Sejuta rasa Bangga Tepuk tangan Selengkapnya
YPTD
Darik: Saatnya Perpisahan
Saatnya Perpisahan Oleh: Ambu Guru Jabatan Kini saatnya Kau melepasnya Takkan bisa menolak Walaupun serak berteriak Memohon tidak bertolak Jabatan hanyalah sebuah amanat Takkan abadi, berbatas Selengkapnya
Matt Paten: “Meraba Sukma”
27. Meraba Sukma “Tidak perlu kamu katakan apa yang ada di hati kamu, Rani, saya sudah tahu dan saya bisa rasakan saat mengusap tangan kamu tadi.” Matt Paten sengaja mengarahkan Selengkapnya
Cerita Seorang Penulis Tua
Malam ini .. Meski sudah larut .. Aku belum juga terasa mengantuk Karena aku masih harus menuntaskan sebuah tulisan .. Agar esok pagi .. Sudah bisa terpublikasi dan dibaca Selengkapnya
Ketika Meja Pimpong Menjadi Meja Makan
Ketika Meja Pimpong Menjadi Meja Makan Catatan Thamrin Dahlan Benar ya peran meja seperti anda ketahui sangat melekat dalam kehidupan kita sehari hari. Ada meja kerja, ada Selengkapnya
KMAC 35. Menjadi Guru yang Beretika
KMAC 35. Menjadi Guru yang Beretika Penulis : Theresia Martini, S.Ag., M.M Seperti layaknya kita makan dengan menu yang serupa, maka lama kelamaan selera makan kita pun akan hilang. Maka Selengkapnya
Ngunduh Wohing Pakarti
Wahai sobatku .. Teruslah berusaha .. Untuk bisa menjalani hidup .. Sebagai seorang yang bijak .. Yang selalu bertindak hati-hati .. Berpikir jauh ke depan .. Ketika akan melakukan Selengkapnya
KMAC 34. Menjadi Guru Berjiwa Inovatif
KMAC 34. Menjadi Guru Berjiwa Inovatif Penulis : Theresia Martini, S.Ag., M.M Tidak seperti biasanya, hari ini suami penulis pulang ke rumah lebih awal daripada penulis. Tentu saja menimbulkan pertanyaan Selengkapnya
Lansia Tukang Berita
“Bapak wartawan ya” Itulah pertanyaan Mas Yudhi ketika awak share tulisan terkait Pengamen Biola Keren. ” bukan, saya bukan wartawan, cuma tukang berita” Persepsi sahabat (baru) memang beragam. Mereka kira Selengkapnya
Pagi Senyap
Pagi Senyap Tung Widut Senyap gelap Kabut dingin menyelimuti Terbenam selimut hangat Malas Diam Tak beranjak Kumandang Adan mulai bersahutan Gemericik air tetangga Sepi pecah Nanti saja Masih dingin Perlahan Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 94
- 95
- 96
- 97
- 98
- …
- 380
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













