Hallo Semua! Perkenalkan saya Vapriliya Nur Azzahti dengan nim 20038 dari angkatan 27, tingkst 2A dan saya dari Akademi Keperawatan Polri. Disini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya sakit.
Saat saya kelas 1 SMA, saya mengikuti kegiatan ekstrakulikuler paskibra. Awal mula saya bisa sakit infeksi saluran kemih pada saat saya mengikuti pelantikan paskibra di Bumi Perkemahan Cibubur. Pada malam harinya diadakan acara jurit malam, pada saat pengarahan hendak dimulainya acara saya ingin sekali buang air kecil tetapi tidak diperbolehkan oleh pembina saya saat itu sampai pada akhirnya saya harus menahan cukup lama. Karena sudah sangat sakit sekali saya nekat bilang ke pembina bahwa saya ingin izin ke toilet untuk buang air kecil. Lalu akhirnya diperbolehkan dan saat saya buang air kecil urine yang keluar sedikit sekali dan sangat sekali saat mengeluarkan urine nya sampai saya lemas sekali. Disitu saya akhirnya di istirahatkan dan tidak diperbolehkan untuk mengikuti acaranya, sampai keesokan harinya perut saya bagian bawah masih sangat sekali. Singkst cerita saya pulang kerumah karena acara sudah selesai, hari senin nya saya sekolah lalu semenjak itu saya jadi sering sekali ingin buang air kecil tetapi urine yang keluar selalu sedikit tidak keluar dengan normalnya seperti biasa. Saya jadi sering sekali izin ke guru untuk ke toilet buang air kecil sempat tidak dipercaya dikarenakan saya terlalu sering meminta izin untuk ke toilet, guru mengira saya berbohong dan ingin membolos pelajaran dan disitu saya jadi menahan buang air kecil lagi. Setelah itu jadi sering kambuh sakitnya dan saya akhirnya cek ke dokter dan dokter mengatakan bahwa saya sakit infeksi saluran kemih jika terus – terusan menahan buang air kecil akan berakibat fatal pada batu ginjal dan disarankan untuk banyak minum air putih. Selepas itu saya diberi obat oleh dokternya tetapi masih sering kambuh. Pada saat kelas 2 SMA hari itu bertepatan meninggalnya nenek saya, malam harinya saya sakit perut sekali dan dilarikan ke rumah sakit oleh keluarga saya. Awalnya perawat mengira saya sakit usus buntu, tetapi setelahnya dokter memeriksa bahwa infeksi saluran kemih saya kambuh dan itu lumayan parah jadi saya harus dirawat inap selama 3-4 hari. Sebenernya saya tidak mau dirawat inap karena setelah di infus sudah lumayan mendingan sakitnya berkurang, tetapi dokter dan perawat menyarankan agar saya harus dirawat inap supaya bisa lebih terjaga. Disitu saya diberikan obat penghilang rasa sakit dan jadi lebih mendingan, urine yang keluar pun sudah lumayan banyak keluar dengan normal. Hari keempat saya diperbolehkan pulang karena memang sudah tidak ada keluhan lagi, dan diberikan obat untuk perawatan dirumah. Dan dokter juga menyarankannagar saya tidak menahan jika ingin buang air kecil juga harus memperbanyak minum air putih, karena dokter bilang jika kambuh lagi akan berefek panjang seperti sakit gagal ginjal atau batu ginjal. Sejak itu saya berusaha untuk hidup bersih juga dan banyak minum air putih juga tidak menahan buang air kecil lagi. Pesan dari pengalaman sakit saya ini bahwa sehat itu mahal dan yang bisa menjadikan sehat itu diri kita sendiri bukan orang lain, lebih baik mencegah dari pada mengobati.
Sekian pengalaman cerita sakit dari saya semoga ada hal baik uang bisa diambil dan mohon maaf jika ada kata – kata yang kurang berkenan. Terimakasih






