
Kenangan
Tung Widut
Tak hanya mengenang dalam hidup
Satu diantara orang tercinta
Yang paling menyayangi tiada dua
Hati yang selalu sejalan tak berbeda
Walau terbentang garis merah diantara
Senyum penyemangat tak pernah terhenti
Perjuangan pengorbanan tercurah
Nafas ikhlas diberikan
Semua tergiang
Dalam setiap titik kehidupan
Berpuluh tahun berpulang
Menyisakan kenangan yang tiada tara
Tercipta kebahagiaan kini
Setelah mengalun berpuluh ayat Allah terucap
Sebagai wujud bakti
Terlepas belengu kwajiban
Dengan budaya nenek luhur
Ini hari saat ditinggalkan
Masing tergiang alur kesedihan
#slametanbapak








