Pulang Bersama Senja

 

Pulang Bersama Senja
Tung Widut

Dari sehari matahari menemani
Sejak dingin hangat hingga terik
Menyengat membakar semangat yang mulai reda
Dari belakang meja kerja

Kini ngilu mulai terasa
Pintu kantor telah terbuka
Menyongsong sore mulai dartang
Mentari redup dengan sinar manja

Jalan hiruk-pikuk bercerita
Kejadian sehari yang melelahkan
Roda menderu bersalipan
Terburu melepas rindu dengan rumah

Mata terasa pedih di balik kacamata
Rebahan terbayang indah dalam membelah keramaian jalan
Ingin rasanya hanya sekejap
Sampai pada tempat tujuan

Senja indah di ufuk barat
Seakan mengikuti dari belakang
Sinar indah keemasan menemani
Memutar roda menuju keluarga

Senja setia setiap hari
Tersenyum setiap kali memunculkan diri
Dari balik pintu yang mulai terbuka
Mengantarkan sampai tertutup di pintu rumah
Ucapkan perpisahan sementara
Esok kembali menemani pulang

 

Tinggalkan Balasan