
Rintik Pagi
Tung Widut
Mendung menggantung antara awang-awang
Matahari redup tertutup hitam
Dunia menjadi muram
Kemalasan musti muncul dengan berbagai alasan
Rintik mulai menggelitik
Matari hilang terbenam
Pedagang pun gusar
Takut seperti kemarin
Hujan menghilangkan hari tanpa arti
Berdagang merugi
Titik air mulai menghiasai dedaunan
Mengkilap menemui cahaya dari lampu
Pagi menjadi sendu





