Puisi 45# Sayang

Puisi, Terbaru360 Dilihat

Sayang,

Saatku melihat fotomu

Terpampang di dinding hatiku

Hati ini terasa teriris miris

 

Sayang,

Mengapa bukan aku yang di sana

Duduk bersanding denganmu

Berbulan madu di Pulau Dewata

 

Sayang,

Di bawah cahaya rembulan

Berselimut dinginnya malam

Kutatap wajahmu di antara gemerlap bintang

 

Sayang,

Takkan pernah bosan aku menantimu

Walau dia telah menggantikanku

Namun masih ada secercah harapan di hatiku

 

Selamat malam sayang

Kunantikan dirimu dalam setiap mimpiku

Walau mata terpejam namun jiwaku terjaga

Berharap kau hadir menemani malamku yang sepi

 

Yogyakarta, 27 November 2021

Wuryanti

 

 

Tinggalkan Balasan