Pengaruh Gadget di Masa Milenial

Terbaru538 Dilihat

Waspada risiko dan dampak negatif gadget terhadap anak

Assalammualaikum, saya Yektiningtiyas Mahfirotin (20040) dari tingkat 1A ingin menulis tentang pengaruh gadget di masa milenial atau generasi muda. Sebelumnya saya ingin menjelaskan secara singkat tentang gadget.

Gadget merupakan sebuah istilah yang berarti perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. Salah satu contoh gadget adalah smartphone.

Gedget memiliki segudang manfaat yang dapat dibutuhkan oleh banyak orang. Salah satu yang paling sering digunakan dan diminati adalah internet. Orang-orang dengan mudah dapat mencari informasi apapun di internet. Internet dapat menambah wawasan kita. Selain menambah wawasan, dengan gadget yang menyediakan akses internet, kita juga bisa memperluas pertemanan melalui situs jejaring sosial seperti facebook, twitter, instagram, dll.

Dibalik banyaknya manfaat gadget jika tidak bijak dalam menggunakannya, gadget bisa berdampak negatif apalagi di masa milenial ini atau generasi muda. Misalnya, ketidakmampuan untuk hidup sendiri. Hampir tiap saat para pengguna sosial media ingin bercerita tentang hidupnya kepada orang lain melalui update status.

Selain itu orang-orang yang tidak pandai menggunakan media sosial, terkadang tidak dapat memilah milih informasi dengan baik dan benar atau bisa disebut menelan bulat-bulat informasinya tanpa mencari tau kebenarannya. Lalu tersebar luas informasi tersebut yang menjadi hoax.

Di masa milenial ini sebuah informasi sangat mudah tersebar luas. Untuk itu kita harus berhati-hati dalam menggunakan sosial media.

Ada pula istilah dampak dari gadget adalah menjadikan yang jauh menjadi dekat. Apa maksud dari istilah itu? Maksudnya gini.. Misal, ada seorang abdinegara yang tidak bisa pulang ke rumah saat hari raya karena tugas negara. Lalu ia menggunakan gadget dan internet menjadi salah satu andalannya untuk bisa tetap berkomunikasi dengan keluarganya.

Begitu pula dengan kebalikannya yaitu, menjadikan yang dekat menjadi jauh. Contohnya.. Ada adik kakak yang tinggal satu rumah. Tetapi mereka malah berkomunikasi melalui sosial media maupun telepon. Padahal seharusnya mereka bisa saling bertemu untuk mengobrol.

Dan yang sering terjadi di generasi ini adalah saat lagi berkumpul, bukannya saling ngobrol tapi malah asik dengan gadgetnya masing-masing. Ada yang  abis foto langsung post foto. Ada yang update story. Ada yang chattan, dll.

Udah tidak perlu diherankan lagi dengan gadget. Karena semua orang pasti bergantungan dengan gadget di kehidupan sehari-harinya. Setiap orang pasti punya gadget. Bahkan anak kecil kalau dikasih hadiah maunya ya gadget hehe.. Dan tidak sedikit pula yang menjual harga dirinya demi memiliki gadget yang lagi naik daun, pasti tau lah apa.

Sekian dari saya, jika ada salah kata atau tulisan mohon dimaafkan. Wasallamualaikum.. Terimakasi yang sudah membaca

Tinggalkan Balasan