
Perjalanan saya mengikuti Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital minggu ini begitu berkesan. Bermula ketika Kabid GTK Disdik Sulsel menawarkan program ini kepada guru-guru. Beliau hanya mengatakan siapa yang mau ikut pelatihan, transport dan penginapan ditanggung sendiri, konsumsi ditanggung oleh penyelenggara, Kominfo.
Tanpa berpikir panjang saya menrima tawaran ini, mendaftar dan lulus verifikasi dari Keminfo. Mengingat pelatihan ini biaya perjalanan dan penginapan ditanggung peserta, maka seperti saya yang berasal dari daerah, tentunya harus mempersiapkan segalanya. Jarak tempuh Tana Toraja ke Makassar sekitar 300 KM. Secara pribadi saya tidak memiliki hunian di kota Makassar. Ada keluarga jauh yang punya rumah, tapi selama ini belum pernah menginap di sana karena saya juga tidak mengenal mereka lebih jauh.
Kepala Balai Diklat
Pada hari pertama, selepas pelatihan, kami sejumlah peserta dari beberapa daerah berbincang-bincang seputar tempat menginap selama 4 hari di Makasaar. Terlintaslah di pikiran saya Balai Diklat Keagamaan Makassar. Saya sudah dua kali menginap di tempat ini pada kegiatan PGRI.
Nah, pada kegiatan PGRI minggu sebelumnya di balai, saya sempat meminta nomor HP kepala balai diklat, Ibu Juhrah, S.Sos., M.Ap. Pada kesempatan pelatihan ini saya menghubungi beliau. Di tengah perjalanan masih mencari penginapan, ibu Juhrah yang menelpon saya. Pendeknya, saya mendapat kesempatan menginap di sana.
Ibu Juhrah masih ada di kantor ketika saya tiba. Kami bercanda lepas satu sama lain. Kemudian security mengantar saya ke kamar penginapan. Tak lupa ibu Juhrah memberi saya dua botol air mineral.
Fasilitas Kamar
Saya sangat tertolong dapat menginap di balai diklat ini. Dengan biaya minim dari daerah, ini sangat membantu. Pelayanan ramah dari security dan yang lainnya begitu terasa. Belum lagi fasilitas ini tidak untuk disewakan, alias saya menginap gratis. Di dalam kamar, saya berdoa untuk orang-orang yang ada di balai diklat ini untuk selalu diberi kesehatan dan dimudahkan rezekinya.
Kamar penginapan balai diklat sangat banyak. Terdapat di beberapa gedung. Tempat menginap saya di Asrama Gedung A Al-Iskandary Kamar 107, lantai 1. Fasilitas kamar antara lain dua buah tempat tidur, AC, meja, lemari, kamar mandi, dll. Bagi saya ini sudah lebih dari cukup.

Semoga di kesempatan pelatihan berikutnya saya masih bisa menginap di tempat ini lagi. Keamanan terjamin 24 jam, tidak bising sehingga konsentrasi menyelesaikan tugas. Selaian itu lingkungan sejuk karena penuh pepohonan, bersih dan nyaman. Berbicara makanan, ada ragam kuliner di sepanjang Jl. Sultan Alauddin di depan Balai Diklat.


