Episode Kukira Dia Kesal

Cerpen, KMAB, YPTD443 Dilihat
Cover buku oleh Ajinatha

Alhamdulillah dengan perjuangan yang cukup lama, akhirnya buku perdanaku naik cetak juga. Isi buku hanya berupa kumpulan tulisanku yang menjadi artikel utama di K.

Setelah buku tercetak, oleh penerbit segera dikirim ke alamat saudara kembarku. Aku memang menitip saudara kembarku untuk proses cetak buku. Aku nggak mau ribet berurusan dengan penerbit.

Dengan segala kelebihan dan kekurangan, aku bersyukur bisa mewujudkan impian untuk mencetak buku berISBN. Pengalaman berharga bagiku.

Begitu paket buku kuterima, beberapa teman yang menuliskan blurb dan Kata Pengantar kukirimi satu buku untuk kenang-kenangan.

Sebenarnya aku agak khawatir juga ketika mengirimkan ke alamat mas Rizal. Dia mungkin akan sedikit kesal karena ulasan singkat tentang isi bukuku kuletakkan di sampul depan.

Tak apalah. Ketika kutanyakan, apakah paket sudah diterima? Dia menjawab kalau baru sibuk. Belum menerima paketan yang diterima saudaranya.

Ya sudahlah. Yang penting bukuku sudah dolan sampai Curup.

***

Beberapa hari jelang Hari Guru, mas Rizal menandai akun Facebook-ku. Ada namaku pada bagian judul. Hadehhh. Foto bukuku juga ada, tapi pada bagian ulasan singkat dari mas Rizal tidak tampak. Kukira dia agak kesal sebenarnya. Namanya terlalu mahal untuk tampil di buku yang apalah-apalah. Hehehehe.

Yang aku herankan, mas Rizal juga menandai mas Lamaj, adiknya dan nama-nama yang asing bagiku. Kalau kulihat profil mereka, mereka adalah teman-teman mas Rizal di Curup.

Apa isi dari status Facebook mas Rizal? Aku takkan ceritakan. Coba cari saja di akun facebooknya saja ya.

 

Branjang, 30 Juli 2022

 

Tinggalkan Balasan