LEGENDA BUAH NAGA

Terbaru427 Dilihat

Ketika ada cerita rakyat yang dianggap sebagai kejadian nyata atau peristiwa sejarah, dan seringkali dikaitkan dengan tempat atau orang tertentu, itu dikenal sebagai legenda. Cerita itu dianggap sebagai bagian sejarah atau mitos masyarakat setempat.

Demikian juga dengan Naga, merupakan mahluk yang tidak ada dalam dunia nyata, tetapi diyakini dalam berbagai cerita mitologi dan legenda.

Tak beda dalam legenda China tentang buah naga. Konon dalam suatu pertempuran dengan naga atau ular besar bersayap yang bisa terbang, ketika akan kalah sang naga tidak lagi menyemburkan api dari mulutnya melainkan buah. Setelah sang naga terbunuh buah itu dipersembahkan pada kaisar sebagai harta karun dan lambang kemenangan.

Karena itu buah berwarna merah keunguan itu dalam bahasa mandarin disebut “Thang Loy” Dalam bahasa Inggris “Dragon Fruit” yang merupakan serapan dari kata Yunani “drakon”. Sedangkan dalam bahasa Sansekerta “Naga”. Karena itu dalam bahasa Indonesia disebut buah naga atau pitaya. Warna merah cerah buah tersebut, dianggap membawa berkah.

Referensi menunjukkan buah naga konon berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Banyak ditemukan di beberapa negara seperti Kolombia, Ekuador, Curacao, Nikaragua, Panama, Brasil, Uruguay, Kosta Rika, El Salvador, Meksiko Selatan, dan Pasifik Guatemala

Buah naga sebenarnya  termasuk jenis kaktus yang disebut Hylocereus dan Selenicereus. Pohon buah naga tumbuh merambat. Baik tumbuh di  wilayah-wilayah beriklim panas atau tropis. Umumnya lebih suka di daerah dataran rendah dengan ketinggian 0-350 meter di atas permukaan laut.  Mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan tumbuhnya dan perubahan cuaca.

Buah naga dipercaya memiliki banyak manfaat dalam menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah sembelit, mengontrol kadar gula darah, dan membantu mencegah penuaan dini.

Buah ini juga mengandung prebiotik yaitu suatu zat
mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau menyehatkan pada organisme lain/inangnya. Misalnya bakteri asam laktat (Lactic Acid Nacteria) yang bermanfaat dan berperan dalam fermentasi, pengawetan makanan, dan peningkatan fungsi nilai gizi. juga tinggi serat yang membantu melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, mengikat kolesterol untuk dibuang dan menjaga kesehatan usus.

Sebagaimana yang dilaporkan Tempo.co dan MSN, negara Vietnam merupakan produsen buah naga terbesar di dunia yang memrodukdi 50% produksi global. Di Indonesia, daerah penghasil buah naga terbesar adalah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
(Abraham Raubun, B.Sc, S.Ikom).

 

Tinggalkan Balasan