Pertemuan 3 Sahabat Tanah Minyak Jambi

Silaturahmi, Terbaru, YPTD162 Dilihat

Alhamdulillah, silaturahim yang terjalin pada Rabu, 6 Mei 2026 di kawasan Kalibata Jakarta menjadi momen yang penuh makna. Pertemuan dengan Sedulur Mas’ud Dohim di kantor PT Mal Mass Mitra Teknik bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan perjumpaan hati yang menghadirkan kehangatan dan persaudaraan. Sambutan yang tulus terasa sejak langkah pertama memasuki ruang pertemuan.

Samando Mas’ud Dohim mengundang kami berdua ke kantor. Inilah pertemuan lanjutan setelah sebelumnya berjumpa di acara Komunitas Bajubang Tempino Kenaliasam Kasang Jambi beberapa minggu lalu. Pertemuan akrab mengenang masa kecil sesama anak Pertamina mulai dari sekolah serta menguingat ingat nama nama kawan dari SR, SPM, SMA.  Mas Giri luar biasa kenal semua warga tanah minyak

  • Pergi ke Kalibata di pagi hari,
    Singgah sejenak membeli roti,
    Silaturahim indah terjalin rapi,
    Kenangan lama hidup kembal

Awak di Tempino hanya sampai SMA 2 kemudian tahun 1970 kuliah di Palembang lanjut kerja di  Jakarta. Bersebab obrolan asiek itu awak hanya jadi pendengar.  Sedangkan samando Mas’ud Dohim dan Mas Giri masih ingat nama nama employte, guru guru, pegawai Pertamnina, bowaking sampai siapa siapa anak gadis yang cantik.

Untunglah awak dan Mas’ud ada hubungan kekerabatan Bengkulu. Menyebut beberapa nama Wong Bengkulu yang merantau ke Jambi. Ada nama Bu Cik Zaitun di Thehok Jambi, Pak Ahmad Kepala Kampong Tempino.  Pak Wahan, Pak Ramli di Bajubang serta sedulur Nawi.

Kak Mardiana Dohim  teman sekolah Uni Husna Dahlan  serta Kak Fatimah Dohim sesama belajar di SMA 2 Jambi. Lucunya takdir mengatur petemuan awak dengan Samando Mas’ud Dohim justru setelah di Jakarta.  Alhamdulillah silaturahim orang tua kami kembali tersambung. Terima kasih atas  budi baik Mas Sugiri teman bermain sejak kecil di Tempino. dan SMP 5 Simpang Pulai.

Jamuan makan siang yang disuguhkan menjadi simbol kebersamaan. Semakin menguatkan hubungan. Di sela santap siang, obrolan mengalir ringan namun sarat makna. Setiap cerita yang terungkap membawa kembali kenangan lama .  Seolah tak lekang oleh waktu.

Diskusi bersama Mas Sugiri tentang Pertamina Bajubang, Tempino, Kenaliasam, hingga Kasang Jambi membuka kembali lembaran sejarah perjalanan kehidupan. Memori yang tersimpan rapi dalam ingatan ternyata masih begitu kuat, menjadi bukti bahwa pengalaman hidup merupakan harta tak ternilai.

  • Burung terbang ke tanah Jambi,
    Hinggap sebentar di dahan asam,
    Cerita lama tetap tersimpan rapi,
    Menjadi buku penuh makna mendalam.

Kenang-kenangan tersebut sesungguhnya merupakan bahan berharga untuk dirangkai menjadi sebuah karya. Sebuah buku autobiografi bukan hanya catatan pribadi, tetapi juga warisan pemikiran dan pengalaman yang dapat menginspirasi generasi berikutnya. Di sinilah nilai literasi menemukan maknanya.

Penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) bersedia mendampingi proses penyusunan Buku Biografi Samando Mas’ud Dohim. Termasuk profil company PT Mal Mass Mitra Teknik tahun 2027 memasuki pengabdian 35 tahun.

Insha Allah keberadaan buku menjadi saksi abadi perjuangan anak manusia.  Rekam jejak terdokumentasi ketika buku ber validasi ISBN tersimpan aman di Perpustakaan Nasional. Mudah mudahan niat mulia  terwujud menjadi buku yang berkualitas. Mulai dari penulisan, penyuntingan, hingga validasi ISBN.  Semua dilakukan dengan penuh tanggung jawab demi menghadirkan karya terbaik.

  • Air mengalir menuju muara,
    Jernih bening menyejukkan rasa,
    Menulis kisah sepanjang masa,
    Warisan hidup penuh makna.

Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa usia tidak membatasi produktivitas. Justru dengan pengalaman panjang, setiap insan memiliki cerita yang layak dibagikan. Menulis adalah cara mengabadikan jejak, agar tidak hilang ditelan zaman.

 

  • Pergi ke Kalibata di pagi hari,
    Singgah sejenak membeli roti,
    Silaturahim indah terjalin rapi,
    Kenangan lama hidup kembali.
     

Semoga silaturahim ini terus berlanjut dan melahirkan karya nyata. Dari obrolan sederhana, lahir gagasan besar. Dari kenangan lama, terbit inspirasi baru. Salam literasi, semoga langkah kita selalu diberkahi.

 

  • Salam Sumando
  • BHP, 6 Mei 2026
  • Thamrin Dahlan

Tinggalkan Balasan