Merengkuh Rembulan

Puisi, YPTD291 Dilihat

Merengkuh Rembulan
Tung Widut

 

Malam telah datang
Lampu jalanan satu persatu menyapa
Menerangi sisi gelap yang tak terelakan

 

Cahaya temaram bergeming
Menyatu dengan alam langit hitam
Bertabur bintang sejuta janji setia
Manis terasa setiap desir angin

Pekat terpecah dengan lampu deru mobil
Membagi dalam dua hati yang asyik masyuk
Disela tetangga samar meninggalkan jejak
Entah sampai kapan permainan hati berakhir
Dalam pelaminan tua yang serba mungkin

#narasihati💚tetangga

 

 

Tinggalkan Balasan