Pernah ga kita bertanya kenapa orang yang suka maksiat, suka zalimin orang, halalin segala cara, dan pake modal riba kok bisnisnya makin besar aja ya.
Kok kita yang merasa sudah bener niatnya, ga nipu orang, ga pake riba, suka ibadah tapi bisnis malah sulit berkembang. Ga maju maju.
Apa sebenarnya yang terjadi?
Apakah tuhan tidak adil?
Hmmm, tentu Allah itu pasti adil. Ga mungkin zalim. Lalu kenapa atuh jadi kebalik balik gitu?
Yu kita kupas dulu mengapa orang suka maksiat tapi bisnisnya makin besar.(jangan jangan kita juga termasuk di dalamnya tanpa sadar).
Pertama, pada dasarnya kan bagi seorang muslim sukses itu dunia Akherat. Sukses dunia harus jadi bekal sukses Akherat.
Nah bagi mereka yang bisnisnya makin besar padahal maksiat mereka kenceng, bisa jadi itu tandanya mereka hanya dapat dunia saja.
Kaya orang kafir, kalau mereka ga segera taubat,kesuksesan yang diraih berhenti ketika mereka mati. Kesuksesan dunia tidak jadi bekal setelah mati. Di akherat, hidup mereka hancur lebur.
Kedua, jangan lupa kalau kesuksesan itu tidak selalu berarti keridhoan Allah. Ada istilah istijroz kan. Bisa dibilang Allah sudah ga peduli lagi.
Allah kasih mereka hak tapi ga kasih mereka cinta. Nauzubillah semakin besar kesuksesan yang diraih semakin besar dosa yang dikumpulkan. Semakin hebat mereka malah semakin jauh dari Allah.
Balik ke nomer satu diatas, ujung ujungnya mereka hanya dapat kehebatan dan kesuksesan di dunia. Tapi ga ada sisa untuk mereka di Akherat.
Ketiga, coba perhatikan, sering terjadi kesuksesan yang diraih itu justru akumulasi sebelum hancur suatu hari nanti. Kerugian yang akan mereka derita, akan lebih besar daripada apa yang mereka dapatkan sebelumnya.
Kasarnya begini, tiap bulan mereka dapat uang sebesar 100 juta. Jadi 1,2M/tahun.atau 6 M dalam 5 tahun.
Setelah beberapa saat, tarohlah misalkan 5 tahun, mereka rugi dan bangkrut. Nah kebangkrutan mereka akan lebih besar dari 6 M. Lebih besar dari apa yang sudah mereka dapat sebelumnya.
Ingat ini, bagi orang beriman dunia ini adalah ujian. Bagi yang tidak beriman dunia jadi tujuan. Nah kenapa Allah kasih kita rugi malah lebih besar daripada yang kita dapat?
Ya, biar kita segera kembali kepada aturan Nya pan sebelumnya kita ikutin aturan setan. Allah ingin kita kembali jadi hamba Nya karena sebelumnya kita jadi hamba dunia. Allah pengen banget kita kembali menuju surga Nya karena sebelumnya kita akan celaka di Akherat.
Indah sekali Islam itu ya. Pengasih banget kita punya Tuhan itu. Sekarang, tinggal lihat aja, kalau kita masih ninggalin shalat, merasa bener sendiri, ga peduli halal haram, suka zalimin orang, suka hina ulama, masih cinta korupsi, dan sering maksiat tapi uang kita makin banyak, segera bertobat.
Daripada nanti diambil lagi. Malu Ama tetangga ditangkap KPK, dan terutama nyesel ga ketulungan masuk neraka.





Kereeen tulisannya, pak.