Episode Rebus-Kukus (2)

Cerpen, KMAB, YPTD241 Dilihat
Cover buku oleh Ajinatha

Masih ingat kisah kemarin ya. Aku men-share rekaman suara mas Rizal di grup Telur Ceplok. Suara khas mas Rizal dengan genjrengannya membuat aku menilai kalau apapun lagu yang dibawakannya pasti jadi melow. Ahaaa.

Ketoke apik digawe video ya, mbak. Hahaha,” ungkapku di grup.(Kayaknya bagus kalau dibikin video ya, mbak).

“Latar videonya neng tamanne Jenengan, Bu.” Usul mbak Lina seolah mengamini chat isengku.

Berarti aku kudu nyiapke aneka rebusan sing disebutke nggon lagu kuwi ya, mbak? ” (Berarti aku harus menyiapkan aneka rebusan yang disebutkan dalam lagu itu ya, mbak?) Balasku pada komentar mbak Lina.

Dandang pancine sisan mbak, hihihihi”. (Sekalian dandang sama panci disiapkan, mbak.). Tambah mbak Ummu.

Ora sida dadi cahhhh. Meng masak. Hihihi.” (Nggak jadi ah. Malas masak.)

Aku sing durung tau nyoba sambel rebus. Kira2 trasine direbus juga ora ya? hehehe ambyar,” canda mbak Ummu. (Yang belum pernah kucoba itu bikin sambel rebus. Kira-kira terasinya direbus jugakah? Terus ambyar apa nggak?)

“Hahhah. Apa sambel rebus to, mbak? Mungkin sambel kukus…eh mbuh ding. Kelinganku gur rebus karo kukus.” (Eh nggak tahu ding. Seingatku di lagu itu cuma menyebutkan rebus sama kukus).

Lali, coba puter maneh Mbak. Hehe.” (Lupa. Coba putar lagi lagunya, mbak).

“Ahahah. Anakku mambengi ngakak krungu lagu rebus-kukus. Iki mengko ganti bojoku sing ngguyu.” (Anakku semalam ketawa pas denger lagu rebus kukus. Ini nanti gantian suami yang ketawa).

***

Singkong rebus

Tahu rebus

Pisang rebus

Rebus

Ayam kukus

Ikan kukus

Sambal kukus

Kukus

Minyak goreng 

Itu tadi syair singkat dari lagu gubahan mas Rizal yang tak kutahu judulnya. Kalau menurutku judul yang pas ya Rebus dan Kukus. Ahaaaa.

 

Branjang, 24-30 Juli 2022

 

Tinggalkan Balasan