Maafkan Aku
Karya: Afrianti
Maafkan aku paduka
Aku menyadari bahwa engkau adalah pimpinanku
Aku masuk ruangan dengan izinmu
Salam terucap sebagai hormatku
Aku memenuhi kriteria seorang tamu
Dengan memperkenalkan diri terlebih dahulu
Menyampaikan maksud dan tujuan bertamu
Memberikan dokumen untuk dibahas saat itu
Tak ada yang menyalah dari kehadiranku
Maafkan aku paduka
Aku memang belum mengenalmu
Tapi aku tahu bahwa engkau atasan ku
Karena itu aku menghadapi
Tujuanku memberi tahu
Aku guru di wilayah tanggung jawabmu
Selama engkau menjadi pemilik ruang ini
Ini kali keduanya aku bertamu
Selain bawahanmu aku punya maksud tertentu
Menyampaikan sebuah program tentang peningkatan kompetensi guru
Terima kasih telah meluangkan waktu
Maafkan aku paduka
Bukan maksud tidak menghormati
Tapi situasi dan kondisi yang terjadi
Membuatku harus begitu
Tatapan sinis dan acuhmu
Seakan tamu tidak berarti bagimu
Ketahuilah paduka
Tamu itu adalah raja
Wajib hukumnya
Menghormati selama tiga hari
Jika itu bertamu ke tempat tinggalmu
Maafkan aku paduka
Terpaksa harus mengatakan itu
Setelah kujelaskan kau masih mengulang tanya yang sama
Kepala SDN 007 yang sedang viral jawabku
Terpaksa harus dijawab begitu
Karena sikap pertama bertemu
Sangat tidak ramah kepadaku
Seperti elergi sekali menerima kehadiranku
Taklah aku meminta bermanis dihadapan ku
Tapi hormatilah tamu
Jangan pandang siapa dia
Perlakuan untuk tamu harusnya sama
Tidak peduli kenal atau tidak dengannya
Maafkan aku paduka
Aku menduga organisasi profesi yang kubawa
Baju kebesaran yang kupunya
Membuat matamu tak bisa menerima
Sehingga kehadiranku tidak nyamankan dirimu
Pin dan nama terpasang di baju
Seharusnya engkau tahu
Namaku dan organisasi profesiku
Cukup besar dan jelas
Apalagi dibaca dengan jarak satu meter
Maafkan aku paduka
Tak mestinya begitu
Membalik badan dan mengacuhkanku
Bergegas pergi meninggalkan tamu
Dengan alasan seribu satu
Aku tahu kau tidak mengakui keberadaan orprofku
Atau kau begitu karena statusku
Di matamu aku bernilai tak layak berada pada posisi itu
Karena cerita dusta dan rekayasa yang dibawa kepadamu
Aku tak peduli semua itu
Saat ini posisiku adalah tamu
Maafkan aku paduka
Jika engkau membenciku karena berita tak jelas itu
Itu hakmu dan tidak ada alasan bagiku untuk tidak hormat kepadamu
Aku tidak menganggapmu salah menilai ku
Aku hanya tidak mau memberi cerita kebenaran kepadamu
Aku percaya Alloh SWT lebih tahu
Bagaimana kebenaran itu sampai ke telingamu
Saat itu engkau bisa menilai kinerjaku
Maafkan aku paduka
Jika pun saat ini aku jelaskan padamu
Kau belum tentu percaya ceritaku
Biarlah yang berhak memberi tahumu
Selama kebenaran belum engkau tahu
Aku akan tetap memaafkan sikap tidak manismu








