
Jangan Asal Buka Bisnis
Beberapa waktu lalu seorang pedagang konsultasi terkait penjualannya yang stagnan. Saya tanya emang produknya apa. Dia bilang produknya x. Lalu saya tanya lagi segmen produk ini siapa kira-kira. Jawabannya mengejutkan.
” Segmen itu apa Ki?” Tanyanya polos.
Gubraaaggg…
Kok bisa ada pedagang tidak tahu segmen. Lalu saya jelasin apa itu segmen pasar. Penasaran, saya goda lagi dia dengan nanya target bisnisnya siapa.
Kelimpungan lagi dia nggak bisa jawab.
Wah makin gawat. Asli saya heran kok bisa dagang tanpa tahu siapa pasar/pembeli yang ingin dituju.
Pantesan nih si Abang ga bisa jual produknya karena dia ga tahu kelompok mana yang harus dia pilih dan tawarin produknya.
Inilah kelemahan ajaran bisnis main hajar yang penting action. Bisnis bukan sekedar buka usaha. Tapi harus tahu apa yang diinginkan pasar.
Menurut super mentor saya, pak Tung Desem Waringin, bisnis yang bagus itu yang punya peluang sukses 98% yaitu BISNIS YANG DIBUTUHKAN BANYAK ORANG.
Jadi buka bisnis itu bukan karena kita ingin dagang apa. Bukan juga kita bisa jualan apa. Tidak juga karena kita bisa apa yang bisa dijual.
Kalau bisnis mau sukses, pertimbangan pertama haruslah jasa/produk apa yang dibutuhkan orang banyak. Itu artinya kita harus tahu dulu kelompok pasar (segmen) mana yang mau dan mampu bayar jasa/produk kita.
Saya kurang setuju dengan sebagian trainer yang ngajarin kalau bisnis itu yang penting jalan dulu.
Katanya jangan banyak pertimbangan. Hajar saja dulu. Jalan dulu aja. Gimana nanti. Bawa dulu aja jaringnya. Sebarin di sungai. Nanti juga ada yang beli. Nanti juga akan ada ikan yang tertangkap.
Bagi saya pemikiran ini berbahaya karena akan sangat memberatkan bisnis. Tanpa ada kejelasan arah dan sasaran, membuat kita harus menggarap semua kalangan.
Main asal tebar jaring akan membuang sumberdaya kita.Kita harus mencetak brosur lebih banyak, iklan lebih sering, bayar tenaga pemasar lebih banyak, operasional jadi lebih besar.Sangat ga efektif dan tidak efisien.
Lagipula, gimana mau dapat pelanggan kalau kita ga tahu siapa sebenarnya yang butuh jasa atau produk kita. Bener pan?
Gimana mau dapat duit kalau kita ga tahu siapa yang mau dan mampu membeli jasa atau produk kita.
Akhirnya? Ya jelas boncoozZZ…
Buang duit buang modal buang waktu…
Bener pan?
Mempetakan pasar menjadi kelompok kelompok sejenis atau yang disebut dengan segmentasi jelas sangat penting.
Jadi jangan main buka bisnis…Jangan bikin marketing asal asalan …Tentukan dulu STP nya…Segmen, Target, Posisioning nya.
Apaan lagi tuh?
Nanti Insya Allah saya jelasin di tulisan berikutnya.
Yang penting fahami dulu siapa kelompok yang membutuhkan produk dan jasa kita. Itu kunci kita bisa menawarkan dan menjual bisnis kita lebih banyak.
Hmm, jadi siapa segmen bisnis kamu?








