Ini adalah catatan tumbuh kembang anak. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa dijadikan jurnal yang dapat menganalisa setiap perubahan dalam kehidupan cibungsu. Setiap hari ada saja tingkahmu yang membuat aku terpana. Kaget, senyum, jengkel, gemes semuanya ada. Empat tahun lebih tiga bulan usiamu kini. Ahamdulillah kau tumbuh sehat. Banyak sekali tingkahnya. Mulai menari dengan lagu Black pink, atau loncat mengikuti video yang ada di tabletnya. Kalau sudah nonton konten Miau au…pasti heboh semua tingkah yang dia lihat pasti di ikuti. Mimik muka, suara , loncat-loncat pasti diikutinya. Saya perhatikan…waduh ini anak bungsu ku sudah senang dengan gadget. Harus bagaimana ini biar dia tidak semakin kecanduan. Saya berdiskusi dengan kakak nya agar cibungsu diajak main keluar rumah tanpa membawa hp. Anak gadisku menyetujuinya. Semula cibungsu diajak main keluar rumah. Saya sudah senang berarti ada waktu buat saya membereskan mainannya yang berserakan. Baru lewat 15 menit terdengar ada suara anak nangis, naluri seorang ibu sangat kuat. Saya sudah kira itu anak bungsuku. Ternyata betul, anakku jatuh dan lututnya terluka. Saya tidak menyalahkan kakaknya.
“Mboy nya nggak mau diam, lari-lari aja” ujar anak gadisku.
” Ya sudah lain kali kalau mau main bareng teteh jangan lari-lari ya” ucapku seraya menenangkan cibungsu.
” Mbu…aku nggak mau ngajak mboy main, bikin ulah aja, tadi lari-lari ngejar temannya jadi jatuh” ujar anak gadisku.
“Tetehnya nakal, aku didorong-dorong” jawab cibungsu sambil terus menangis.
“Ya sudah,,nanti mainnya bareng mbu aja” jawabku.
“Ayo Bu,,,ayo kita main di lapang” ujar sibungsu
Dia tidak peduli kalau lututnya masih sakit.
Akhirnya kami pun main di lapangan. Dan benar saja cibungsu lari kesana kemari. Saya kewalahan. Cibungsu berlari terus sambil menendang bola. Tidak tahu itu bola siapa . Bola itu tergeletak di pinggir lapang. Saya menjadi penjaga gawang. Ketika bola masuk gawang, cibungsu bersorak kegirangan. Tak terasa waktu pun sudah sore, memasuki waktu shalat ashar.
“Mbu, udah yu aku mau pulang” ujarnya seraya berteriak. Cibungsu berlari mendahuluiku. Akhirnya dia lelah dan minta pulang. Sampai dirumah minta minum susu. Lama-lama dia tidur, kecapean.
Itulah kejadian yang selalu ku alami. Ada pertanyaan dalam diri saya ” cibungsu kok sangat aktif”?. Tapi saya beranggapan masih kejadian normal. Semoga tidak terjadi apa-apa dengan tumbuh kembang buah hatiku.






