Dojo Kun, Janji Sang Pemberani (1)

Terbaru1394 Dilihat
(Foto dari cdn.shopify.com)

Oleh : Ardiansyah

Belajar karate, bukan hanya mempelajari ilmu beladiri namun juga belajar etika dan filosofi yang berlaku seumur hidup pagi para praktisi karate. Adalah Gichin Funakoshi yang dikenal dengan bapak karate modern mengajarkan Dojo Kun yang menjadi filosofi bagi seorang karateka. Menurut Master Funakoshi, Dojo Kun, untuk karateka yang mendalami karatedo secara benar, tidak lagi sekedar aturan main dalam dojo, tapi justru merupakan tuntunan bagi kehidupan karateka sehari-hari. Setiap apapun yang kita pelajari di dojo, itu adalah alat kita untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut Dojo Kun (Sumpah/Janji Karate)

  1. Hitotsu, Jinkaku Kansei ni Tsutomuru Koto (Seek perfection of characters). Artinya [sanggup selalu] berupaya menyempurnakan kepribadian/ jiwa;
  2. Hitotsu, Makoto no Michi o Mamoru Koto (Be faithful). Artinya [sanggup selalu] patuh/setia pada kejujuran;
  3. Hitotsu, Doryoku no Seishin o Yashinau Koto (Endeavour to Excel). Artinya [sanggup] berusaha keras/ pantang menyerah; Sanggup meningkatkan Daya Juang
  4. Hitotsu, Reigi o Omonziru Koto (Respect Others). Artinya [sanggup] menghormati orang lain; Sanggup Menjaga Sopan Santun
  5. Hitotsu, Kekki no Yuu o Imashimeru Koto (Refrain from violent behavior/self control). Arrtinya [Sanggup selalu] menghindari jalan kekerasan. Sanggup mengendalikan diri

Jadi menurut Master Funakoshi, untuk dapat memperoleh manfaat sejati karate-do, setiap karate-ka harus melaksanakan prinsip – prinsip ini dalah keseharian mereka. Pertanyaannya sekarang, sebagai seorang karate-ka sudah berapa  jauh kita mengaplikasikan sumpah tersebut ?

Dan kita juga harus ingat, bahwa sebagai seorang yang telah berani bersumpah, sumpah bukanlah sesuatu hal yang bisa dilanggar sesuka hati kita, terutama jika kita adalah seorang muslim dan juga seorang karate-ka

Osu….

Tinggalkan Balasan