Oleh : Ardiansyah
Belajar karate berarti belajar teknik, baik teknik menyerang maupun teknik bertahan. Untuk menguasai teknik tersebut seorang karateka (praktisi karate) harus melatihnya seumur hidup sebagaimana disebutkan dalam Niju Kun yang diajarkan yaitu “Karate itu seperti air panas.” artinya jika kita tidak memeberikan panas makan air itu akan dingin lagi.
Secara garis besar, ada tiga teknik yang diajarkan dalam karate yaitu :
- Kihon
Kihon diartikan sebagai dasar atau pondasi dalam karate. Pondasi ini dibutuhkan seorang karateka dengan Tujuan utama untuk memperoleh pemahaman tentang bagaimana tubuh bergerak untuk menghasilkan daya sebanyak mungkin dengan upaya yang minimal. Pemahaman ini kemudian akan diterapkan dalam teknik berikutnya yaitu kata dan kumite. Kihon adalah merupakan latihan dasar karate yang meliputi teknik kuda-kuda (Dachi), tangkisan (Uke) tendangan (Geri), pukulan (Tsuki) , tendangan (Geri), dan semua gerakan tubuh yang digunakan dalam kata dan kumite.
Dengan memiliki pengetahuan yang baik tetang kihon (dasar) maka diharapkan seorang karateka tidak akan mengalami kesulitan untuk mengaplikasikan gerakan – gerakan dasar ke dalam rangkaian gerakan yang disebut Kata (jurus)
- Kata
Secara harfiah adalah bentuk atau pola dan di dalam karate, Kata bukan hanya pelatihan secara fisik biasa seperti yang diduga banyak orang. Namun ada banyak pelajaran tentang prinsip bertarung yang terkandung di dalam teknik Kata. Dalam gerakan kata juga ada terkandung falsafah-falsafah hidup
- Kumite
Pertemuan tangan demikian makna harfiah dari Kumite. Banyak juga yang mendefinisikannya sebagai latihan tanding. Teknik ini biasanya dilakukan khususnya oleh para karateka yang sudah berada pada tingkat lanjut, seperti sabuk biru atau lebih. Hanya saja, saat ini ada dojo yang sudah mengajarkan Kumite pada praktisi sabuk kuning atau yang masih pada tingkat pemula
Nah itu saja dulu bahasan singkat kita tentang teknik dalam karate, semoga bermanfaat. Osu….













