Sejarah Olahraga Savate
Savate (Cara Pengucapan Prancis: Savat), yang juga dikenal sebagai Boxe Francaise, merupakan ilmu bela diri yang berkembang di Prancis yang menggunakan tangan dan kaki. Savate mengombinasikan teknik tinju ala Barat dan beberapa teknik tendangan. Tidak seperti Muay Thai atau Silat yang menggunakan serangan lutut dan siku, Savate hanya menggunakan tendangan kaki. Kata “Savate” dalam bahasa Prancis berarti “Sepatu Tua”. Salah satu ciri khas Savate adalah petarungnya wajib memakai sepatu (sering disebut savate boots) saat berlatih dan bertanding, yang memungkinkan tendangan presisi menggunakan ujung sepatu atau bagian atas kaki. Petarung pria disebut savateur dan petarung wanita disebut savateuse.
Savate Modern berasal dari penggabungan antara Pertarungan Jalanan Prancis di awal Abad ke 19. Savate menjadi Petarungan Jalanan yang umum di Paris dan Prancis bagian Utara. Di Prancis bagian Selatan, khususnya di Pelabuhan Marseille, para pelaut menciptakan teknik yang menggunakan tendangan dan tamparan tangan. Teknik tersebut dikenal sebagai jeu marseillais atau Permainan dari Marseille.
Dua figur bersejarah dalam perkembangan Savate ialah Michel Casseux dan Charles Lecour. Casseux menciptakan versi yang diregulasi dari chausson dan savate (melarang teknik serudukan kepala, congkelan mata, genggaman badan/bantingan). Sering kali, dalam bela diri Savate, Savate mengajarkan ilmu bela diri dengan tongkat yang disebut la canne atau la baton dalam bahasa Prancis.
Kini Savate tidak hanya dikenal dipelabuhan Marseille saja. Savate sudah berkembang pesat di Eropa, khususnya Perancis, dan saat ini Savate sudah dikenal diseluruh penjuru Dunia bahkan sudah dikompetisikan dan pernah dipertandingkan di OLIMPIADE musim panas tahun 1924 di PARIS – PERANCIS.
Savate International Federation Selama 20 tahun terakhir sudah rutin melaksanakan agenda Tahunan, menyelengarakan KEJUARAAN DUNIA DAN KONTINENTAL, termasuk event world youth games. Savate juga sudah resmi menjadi cabang Olah raga dalam MULTI EVENT di WOLRD COMBAT GAMES.
Sekarang, bela diri Savate sudah dikenal di seluruh penjuru dunia, mulai dari Australia hingga ke Amerika Serikat dan dari Finlandia hingga Britania Raya. Saat ini kompetisi Savate Modern dibagi dalam empat kelas: Assault, Pre – Combat, Combat, dan Canne De Combat. Assault menganjurkan fokus dalam teknik dan melarang serangan secara berlebihan. Pre-Combat memperbolehkan serangan dengan kekuatan penuh asalkan Petarung tersebut menggunakan pelindung kepala dan badan. Adapun Combat merupakan level yang paling intens, yang melarang Petarung menggunakan pelindung apa pun kecuali pelindung kemaluan dan gigi. sedangkan Canne de Combat dipertandingkan dengan menggunakan tongkat kayu ringan (canne) sebagai senjata, mirip anggar namun menggunakan tongkat, dengan teknik pukulan, tangkisan, dan gerakan anggun untuk pertarungan jarak dekat, melibatkan pakaian pelindung seperti topeng anggar
Perkembangan Savate di Indonesia
Di Indonesia SAVATE berkembang sejak tahu 2014, dengan seminar pertamanya, dilakukan di Kota Bandung dan pengurus SAVATE di Indonesia sudah melaksanakan Kejuaraan Nasional sebanyak 2 kali. Saat ini Pengurus Pusat FEDERASI SAVATE INDONESIA sudah memiliki 18 pengurus Provinsi.
Tim Savate Indonesia mulai mengikuti Kejuaraan Asia, dan seminar wasit Asia pada tahun 2022 di Dhaka, Bangladesh, yaitu saat Kejuaraan Savate Asia ke-3. Saat itu tim Savate Indonesia membawa pulang 1 medali Emas. Kemudian ditahun 2023 di Kejuaraan Asia Ke-4 di Uzbekistn, indonesia kembali mengirimkan atlet dan berhasil membawa pulang 1 Medali Emas, 4 Medali Perak, dan 2 Medali Perunggu. Dan tahun berikutnya, pada Kejuaraan Savate Asia Ke – 5 tahun 2024, Indonesia ditunjuk menjadi Tuan Rumah kejuaraan Asia Savate. Kejuaraan Asia Savate ini sukses diselenggarakan di Kota Bandung. Di ikuti oleh 15 negara peserta dengan perolehan medali untuk indonesia adalah sebanyak 6 medali emas, 3 medali perak dan 8 medali perunggu
Terhitung bulan September tahun 2025 Savate sudah di akui oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia sebagai salah satu cabang olahraga Prestasi di Indonesia. Dinahkodai oleh Ir. Eko Puji Raharjo, Savate Indonesia siap kembali mengharumkan nama merah putih diajang Internasional (RD).










