CEMASKU
By: Sri Sugiastuti
Kala senja tiba hati sibuk bicara
Mengapa kau tak bisa pura-pura
Mainkan saja satu episode sandiwara
Kau hadirkan hiruk pikuk di kalbu
Tak kuasa kuredam agar tak kelabu
Walapun ku sadari itu hal yang tabu
Jangan ajari aku supaya menyerbu
Kini kusadari semua akan sirna
Tenggelam dalam hati yang merana
Kala harus menepi dari dunia fana
Tiada lagi kerinduan saat berkelana
Takdir lah yang menjadi suatu sarana
Denting kehidupan berjalan gontai
Pupus sudah diiringi air mata berurai
Bayangmu bergelayut dengan lunglai
Mengapa hatiku harus kau bantai
Apakah ada curiga mu karena aku lalai ?
Cemasku tak bisa lagi membuatku santai
Hari berganti bulan melangkah pelan
Aku masih dalam bayang kecemasan
Memandang purnama dan keindahan
Esok mentari bersinar penuh harapan
Bayangmu datang mendekat dengan senyuman
Duhai pujaan kapan kau datang
Membelai ku dengan kasih sayang
Pada indah malam bertabur bintang
Mendekap penuh cinta yang pernah terbuang
Cemasku kau tak perlu hadir
Segeralah kau menyingkir
Aku tak mau terjungkir
Soloraya
29 Juni 2021.





